Setiap 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan dengan cara yang unik dan meriah. Salah satunya adalah panjat pinang—lomba memanjat batang pinang yang licin demi hadiah di puncaknya.
Kalangan masyarakat nelayan dan stakeholder perikanan Indonesia memberikan apresiasi positif dan dukungan atas komitmen pemerintah membuat nelayan Indonesia kembali bangga sebagai “tulang punggung” bangsa.
Memperingati kemerdekaan Indonesia ke-80 tahun, Ahmad Sahroni mengingatkan, kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan harus dirasakan nyata oleh masyarakat.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan pentingnya generasi muda untuk tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa, termasuk peran besar para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Tanggal 16 Agustus 1945 menjadi saksi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dua tokoh penting, Soekarno dan Mohammad Hatta atau Sukarno Hatta, "diculik" oleh para pemuda yang dipimpin oleh Soekarni Kartodiwirjo atau Sukarni ke Rengasdengklok, Karawang, demi satu tujuan: mempercepat proklamasi kemerdekaan.
Bulan Agustus bukan hanya milik Indonesia dalam urusan perayaan kemerdekaan. Di berbagai belahan dunia, sejumlah negara juga memperingati momen bersejarah mereka di bulan yang sama.
Pidato Presiden memuat komitmen untuk kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945, di mana cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara.
Indonesia sementara mengemas empat poin dan menduduki runner up klasemen sementara piala kemerdekaan 2025
Saya tidak akan diam. Ribuan rektor perguruan tinggi yang telah menyatakan siap berperan aktif mendukung program Presiden akan saya orkestrasikan untuk mengejar ketertinggalan di bidang sains dan teknologi,
Kandidat calon ketua umum (caketum) Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) nomor urut 3, Ivan Ahda, menaruh perhatian yang tinggi terhadap topik kesehatan dan kesejahteraan para alumni.