Pernyataan itu dia sampaikan saat mengunjungi lokasi jatuhnya bom atom nuklir Amerika Serikat di Nagasaki, Jepang, yang menewaskan puluhan ribu jiwa dalam akhir Perang Dunia II.
Tersangka tawuran yang menyebabkan satu orang tewas diamankan kepolisian. Barang bukti senjata tajam.
Latihan senjata itu berlangsung di tengah ketegangan yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Teheran sedang mengevaluasi pembelian perangkat keras militer dari Rusia dan China.
Keengganan Amerika Serikat dan Israel terlibat dalam konferensi tersebut merupakan kendala utama dalam membentuk zona bebas senjata nuklir seperti di Timur Tengah.
Pemimpin Jihad Islam, Zeyad al-Nakhala memperingatkan, jika gencatan senjata tidak disetujui, kelompoknya akan melanjutkan serangan lintas-perbatasannya.
Ketiganya membeli senjata seharga US$100.000 di AS, lalu menyelundupkannya ke Arab Saudi.
Dicek ke Dikti, gelar Prof dan DR pembawa senjata tajam ke pelantikan Jokowi ternyata palsu.
Senjata itu diyakini pernah digunakan untuk menargetkan program energi nuklir Republik Islam Iran.
Washington mencoba menggunakan ISIS sebagai senjata melawan Suriah, melawan Iran, melawan pasukan lain yang juga menentang As di kawasan itu.