Srangan-serangan Ukraina menyulitkan upaya merealisasikan perdamaian itu.
Rusia selalu siap untuk skenario apa pun, termasuk potensi konfrontasi militer langsung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Paket tersebut, yang menurut seorang pejabat menampilkan peralatan intelijen, pengawasan, dan pengintaian serta amunisi senjata kecil akan diambil dari cadangan AS sendiri, sehingga pengirimannya lebih cepat dari biasanya.
Presiden Vladimir Putin menatakan, Rusia siap mengirimkan biji-bijian gratis ke beberapa negara termiskin di Afrika dalam tiga hingga empat bulan ke depan.
Rusia telah menempatkan pejabat Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) dalam daftar orang yang dicari alias buron.
Inggris juga memiliki informasi bahwa Rusia telah meletakkan ranjau laut tambahan di dekat pelabuhan Ukraina.
Gedung Putih mengatakan tidak mendukung serangan di dalam Rusia.
Sejak Rusia keluar dari kesepakatan dan mulai menyerang pelabuhan pengekspor makanan Ukraina di Laut Hitam dan Sungai Danube, masa depan gandum dan jagung global telah meningkat tajam.
Serangan pada Senin (24/7) pagi terjadi sehari setelah Ukraina bersumpah untuk membalas serangan rudal Rusia di pelabuhan Laut Hitam Odesa.
Rusia mengatakan telah menggagalkan serangan pesawat tak berawak Ukraina di Moskow