Keseriusan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam mengusung capres dan cawapres dinilai akan terbukti sendirinya.
Doa serta harapan kepada Sandiaga Salahuddin Uno maju sebagai presiden dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 kembali disampaikan masyarakat.
Liberalisme politik dan ekonomi menghadirkan watak kekuasaan yang kapitalistik, liberal dan transaksional.
Jokowi Effect tidak akan mempengaruhi pilihan masyarakat terhadap pasangan capres dan Cawapres pada Pilpres 2024 mendatang.
Karena itu beliau memutuskan perlu diadakananya Rapat Pimpinan Nasional. Hal yang paling penting dalam Rapimnas ini adalah untuk mendengarkan jawaban langsung dari Pak Prabowo terhadap permintaan tersebut
Lembaga Survei Politika Research and Consulting (PRC) meriliis survei nasional tentang elektabilitas calon presiden (capres) periode 2024-2029.
Jokowi effect untuk mendongkrak kandidat capres 2024 disebut tidak signifikan karena faktor kepentingan.
Dampak PT nol persen secara otomatis akan memberikan hak penuh kepada rakyat untuk memajukan dan memilih Capres dan Cawapres-nya
Ketua DPR Puan Maharani disebut-sebut sebagai salah satu capres yang tepat untuk diusung PDI Perjuangan (PDIP) di Pilpres 2024 mendatang.
Ganjar memperoleh elektabilitas 30 persen, jauh di atas Anies Baswedan dengan 23,8 persen dan Prabowo Subianto dengan 20,8 persen.