Polisi melakukan menggeledahan rumah mertua Nur Solihin, bernama Winarto selama sekitar satu jam.
Menurut Kabag Mitra Biro Penmas Polri, Kombes Awi Setiyono, bahwa para tersangka yang telah membuat bom rakitan itu bertugas juga membuat sel-sel kecil teroris, yang disebut sebagai JADKN.
Polisi menyatakan, seorang perempuan anggota jaringan itu, Dian N Yulia (27), akan menjadi pelaku pemboman dengan cara bom bunuh diri.
Para pelaku, tambah Awi, termotivasi pandangan Daulah Islamiyah terkait perbuatan amaliyah (nyata). Masing-masing pelaku disebutkan memiliki peran masing-masing.
Empat orang yang ditangkap itu terkait dengan kasus penemuan bom di Bintarajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (10/12) kemarin.
Istana negara menjadi target sasaran ledakan bom berbentuk panci yang ditemukan di Bintara, Bekasi, Jwa Barat.
Dian diketahui akan berperan sebagai pelaku peledakan bom di Istana berdasarkan "surat wasiat" yang dititipkannya kepada keluarga.
Dengan penangkapan SY alias Abu Izzah, maka polisi telah mengamankan empat terduga teroris yang diduga merupakan jaringan Bahrun Naim
Diketahui bom seperti penanak nasi yang diperkirakan berhulu ledak tinggi atau setara TNT tersebut.
Dari tiga orang yang diamankan, dua orang berjenis kelamin laki-laki. Sementara satu orang lagi berjenis kelamin wanita.