Brigjen Pol Rikwanto mengungkapkan kronologi penyergapan kelompok terduga teroris di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan berawal dari tertangkapnya seorang pria bernama Adam.
Setelah pelemparan bom, terjadi kontak tembak antara pelaku dan Densus.
Diperkirakan masih ada 10 hingga 15 orang yang tersisa di kelompok MIT tersebut.
Kepolisian dari Polres Tangerang bersenjata lengkap, melakukan penjagaan dan meminta warga untuk tidak mendekat ke lokasi.
Seorang mahasiswi asal Australia menceritakan kejadian mengerikan saat sebuah truk maut menabrak kerumunan pengunjung di pasar Natal Berlin.
MNS berperan sebagai pimpinan jaringan, merekrut langsung DYN, AS, Suyanto, dan KF serta menerima transfer dana dari petempur ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim.
Polisi menemukan sejumlah benda di rumah terduga teroris antara lain dua jerigen cairan zat kimia, paku, peralon, tas rangsel, dan telepon genggam.
Sekitar 2.865 ton peluru dilaporkan telah ludes terjual sepanjang November di Amerika. Tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya.
Dari penggeledahan kamar kos KF, ditemukan botol-botol berisi cairan kimia, komputer jinjing, telepon genggam dan beberapa buku bertema jihad.
Belum diketahui barang bukti apa saja yang berhasil disita petugas dari rumah pasangan Rifai dan Juwariah yang merupakan orang tua KF.