Polda Metro Jaya menangkap aktivis Ratna Sarumpaet di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (4/10) malam. Ratna ditangkap terkait penyebaran informasi bohong yang menimbulkan kegaduhan.
Tompi bicara blak-blakan mengapa dirinya berani membuka semua tabir kebohongan Ratna Sarumpaet.
Tompi menyayangkan sifat beberapa elit politik yang asal menelan mentah-mentah pengaduan Ratna Sarumpaet.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet terkait kebohongan soal penganiayaan yang mengakibatkan kegaduhan.
Prabowo Subianto menyerahkan kepada aparat penegak hukum terhadap proses hukum Ratna Sarumpaet atas pembohongan soal penganiayaan yang belakangan menjadi heboh.
Ratna Sarumpaet diberhentikan dari tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang.
Akibat ulah kebohongan Ratna Sarumpaet, calon presiden (Capres) Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maaf kepada publik.
Aktivis Ratna Sarumpaet mengaku telah berbohong dan menciptakan informasi hoax yang menghebohkan semua pihak terkait isu penganiayaan.
Aktivis Ratna Sarumpaet mengungkap kebenaran terkait isu penganiayaan yang sebelumnya menjadi heboh.
Salah satu juru kampanye nasional (Jurkamnas) Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet mengaku masih ketakutan atas insiden penganiayaan yang dialami di Bandung.