Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengecek kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar untuk menghadapi arus balik Idulfitri 2025, pada Sabtu (5/4).
Penerapan skema one way ini untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang menuju Jakarta di momen arus balik Lebaran.
Polisi mengimbau kepada para pemudik untuk melewati rute alternatif demi menghindari kepadatan di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) hingga Gerbang Tol (GT) Halim dalam arus balik Lebaran 2025.
Terhitung sejak H-10 Lebaran, tercatat volume lalu lintas tertinggi pada Kamis, 3 April 2025, yaitu terdapat 64.908 kendaraan yang melintas
Jumlah kendaraan yang melintas itu meningkat sekitar 53 persen dibandingkan volume lalu lintas di jam yang pada hari sebelumnya.
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) memastikan arus balik mudik Lebaran via Tol Cikampek lancar dan terkendali.
Saat ini akses ke luar Gadog/Puncak ditutup imbas diberlakukan lalu lintas satu arah (one way) di arteri Puncak arah Jakarta oleh Kepolisian.
Regional Nusantara mencatat total lalin pada H+2 Lebaran sejumlah 170.922 kendaraan atau meningkat 7 persen dibanding lalin normal yaitu 159.782 kendaraan.
Nanti dari 8 KM fungsional ini pertama ada gate, kemudian yang dibayarkan adalah biaya operasional, misalnya ada masyarakat yang berangkat dari Pasteur, itulah yang dibayar dari Pasteur sampai sini.
Penerapan contraflow akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek, apabila arus lalu lintas masih cukup tinggi akan di perpanjang hingga KM 36.