Tiga lembaga utama Uni Eropa dalam dua minggu terakhir telah memerintahkan pembersihan aplikasi milik China dari perangkat termasuk ponsel dan laptop yang digunakan untuk bekerja.
Partai Demokrat menentang RUU itu. Mereka mengatakan kebijakan itu terburu-buru dan membutuhkan uji tuntas melalui debat dan konsultasi dengan para ahli.
Komisi Eropa dan Dewan Uni Eropa pekan lalu melarang TikTok dari telepon staf karena meningkatnya kekhawatiran tentang perusahaan China.
Gedung Putih memberi waktu 30 hari kepada lembaga pemerintah untuk menghapus aplikasi TikTok milik China di perangkat milik pemerintah.
Keputusan itu sejalan dengan keputusan mitra internasional Kanada yang telah melarang aplikasi milik ByteDance Ltd.
Taiwan Selidiki TikTok atas Dugaan Operasi Ilegal.
Gandhi Fernando, kini merambah profesi baru yang tidak jauh dari kebiasaannya, yakni menjadi movie reviewer content creator.
Hasil pencarian TikTok dilaporkan penuh dengan informasi yang salah.
Puluhan Artis TikTok Boikot Amazon, Ada Apa?
Modal 31 Juta Follower, Tiktoker Ini Ingin Ikuti Jejak Neymar