Dua dermaga tersebut juga akan dibuat skema Tiba Bongkar Berangkat (TBB), untuk mengurangi kepadatan kendaraan di area Pelabuhan Bakauheni.
PT ASDP Cabang Utama Bakauheni mencatat sebanyak 15.778 pemudik dan 3.986 unit kendaraan telah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni pada arus balik H+1 Lebaran, Rabu, 2 April 2025.
Sejumlah langkah yang diambil untuk mempersiapkan arus balik di Pelabuhan Bakauheni antara lain clustering, delaying system serta buffer zone.
Hingga hari ini, jumlah penumpang kapal PELNI pada periode mudik yakni 16 Maret hingga 1 April 2025 mencapai 304.977 orang
Pihak pengamanan pelabuhan tetap bekerja sama dengan kepolisian untuk mengawasi agar tidak ada calo-calo tiket berkeliaran di pelabuhan.
Pelabuhan sempat ditutup karena berkaitan dengan Hari Raya Nyepi pada 29 Maret 2025.
Kami telah meningkatkan kesiapan armada kapal, mengoptimalkan layanan di pelabuhan, serta memperkuat sistem digitalisasi melalui Ferizy agar pemudik dapat melakukan reservasi tiket dengan lebih mudah dan menghindari antrean panjang.
Tercatat, jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 53 unit kapal
Untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan utama selama arus mudik dan balik, ASDP bersama pemangku kepentingan telah menyusun strategi pengaturan pola operasi dan pengalihan kendaraan.
ASDP sempat menutup sementara penjualan tiket layanan kapal ekspres mulai pukul 10.30 WIB untuk memastikan kelancaran evakuasi dan pengecekan fasilitas dermaga.