Berdasarkan catatan pada 1 Agustus 2021, untuk pertama kalinya kasus aktif mingguan secara nasional mengalami penurunan setelah lonjakan kasus pada akhir Juni lalu.
Kepala Negara juga bersyukur bahwa angka-angka indikator menunjukkan pandemi di Jawa dan Bali mulai sedikit menurun, terutama di Jakarta.
IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh 3,9 persen sepanjang tahun ini, menurun dibandingkan rilis sebelumnya pada April yang memprediksi ekonomi mampu tumbuh di angka 4,3 persen.
Dari paparan Bupati Kendal Dito Ganundito nampak ada tren menurun setelah pelaksanaan PPKM.
Pada periode PPKM Darurat diberlakukan, mobilitas masyarakat di masa tersebut menurun, dan begitu juga aktivitas di ruas jalan tol milik Jasa Marga Group.
Beberapa indikator menunjukkan bahwa angka pasien yang dirawat di IGD menurun, angka kesembuhan meningkat tajam, dan progres vaksinasi berjalan cepat. Sebanyak 7,1 juta orang sudah divaksin di ibu kota.
Penggunaan masker di masyarakat desa mulai menurun sehingga menyebabkan penularan Covid-19 di desa semakin meningkat dan masif.
Berdasarkan data terkini, kebutuhan oksigen bagi pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami penurunan.
Jumlah kasus per 100.000 orang yang tercatat dalam tujuh hari terakhir naik sedikit menjadi 5,1 dari 4,9 pada Selasa. Angka kejadian sebelumnya telah menurun sejak akhir April.