Negara ini sudah lama dilarang melakukan uji coba nuklir dan peluncuran rudal balistik oleh Dewan Keamanan PBB.
Rencana kebijakan ini akan menempatkan keuntungan dari perdagangan atau transfer mata uang kripto, dan token yang tidak dapat dipertukarkan di deretan pajak tertinggi negara itu.
Harga Bitcoin (BTC) menemukan support di dekat US$33.000 dan memulai koreksi naik. Per Selasa (25/1) pukul 11.15 WIB, BTC naik 3 persen, diperdagangkan di dekat US$36.500 dan menghadapi resistensi di dekat US$37.000.
Tren penurunan harga koin kripto, Bitcoin, belum berakhir. Pentolan kripto itu saat ini telah melalui hampir setiap tingkat support, dan memaksa para investor untuk menetapkan US$30.000 sebagai baris support berikutnya.
Harga sejumlah aset kripto utama, termasuk bitcoin (BTC) dan ethereum (ETH), terus turun pada Senin (24/1), menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat yang akan dimulai hari ini, Selasa (25/1).
Harga sebagian besar koin kripto hari ini belum menunjukkan tanda-tanda penguatan. Setelah sempat menanjak pada Kamis (20/1) malam, kripto pada Jumat (21/1) kembali merosot tajam.
Harga Bitcoin masih berada di zona bearish di bawah level USD42.000. BTC bahkan diperdagangkan mendekati US$41.000 sebelum terkoreksi lebih tinggi.
Marszalek membeberkan bahwa sekitar 400 akun pelanggan telah disusupi. Dia juga belum menerima informasi lebih lanjut dari regulator, sejak serangan itu pertama kali terjadi.
Jangan latah investasi Blockchain, Kripto dan NFT tanpa pertimbangan matang
Panel ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memantau sanksi terhadap Korea Utara menuduh Pyongyang menggunakan dana curian untuk mendukung program nuklir dan rudal balistiknya guna menghindari sanksi.