Bali memang terkenal dengan berbagai upacara, namun semakin berkembangnya jaman, banyak yang menyelenggarakan karya dewa yadnya atau pun manusa yadnya dengan jor-joran dan terkadang tidak masuk dalam esensi penting dari “wangun yadnya” itu sendiri.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) didampingi Ny Tjokorda Putri Hariani Ardana Sukawati, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra melaksanakan Bakti Penganyar serangkaian Karya Ida Bethara Turun Kabeh, Tawur Agung, Labuh Gentuh.
Gubernur Bali Wayan Koster yang diwakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali, Ida Bagus Wisnuardhana menerima penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 yang diserahkan oleh MenPAN-RB Syafruddin.
Untuk merubah pola pikir (mind set) dan budaya kerja (culture set) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, perlu individu-individu yang dapat menggerakkan perubahan pada lingkungan kerjanya.
Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Provinsi Bali mengucapkan selamat Hari Raya Galungan pada 24 Juli 2019 dan Kuningan kepada Umat Hindu yang jatuh pada 3 Agustus 2019.
Kedepan pembangunan perekonomian Bali akan menghadapi tantangan yang tidak ringan, yaitu Lompatan Teknologi Informasi, komunikasi dan digital, hal tersebut akan berdampak pada system keamanan dan kebiasaan hidup masyarakat.
Gubernur Bali Wayan Koster apresiasi dan dukungan perkembangan cabang olahraga xiangqi (catur gajah) di Bali yang telah berhasil mengukir prestasi gemilang tingkat nasional.
Bali sebagai destinasi wisata dunia memiliki magnet tersendiri sehingga banyak kegiatan atau event nasional maupun internasional dilaksanakan di pulau berjuluk Seribu Pura tersebut.
Gubernur Bali Wayan Koster menekankan bahwa proses pembangunan shortcut Mengwitani-Singaraja merupakan program prioritas infrastruktur terintegrasi di bawah masa kepemimpinannya.
Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra menegaskan perampingan atau penataan OPD Pemprov Bali yang dicetuskan Gubernur Wayan Koster sejalan dengan keinginan untuk mengakselerasi lima program prioritas yang sudah tertuang dalam visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali".