TAP MPR Nomor 1 Tahun 2003 ini merupakan produk penting dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia. Ia tidak bisa dilepaskan dari semangat reformasi 1998 dan perubahan Undang–Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada periode 1999–2002
Dengan alokasi anggaran sebesar Rp181,72 triliun untuk enam program prioritas, pemerintah membuktikan komitmennya dalam memastikan layanan pendidikan yang lebih merata, inklusif, dan bermutu bagi seluruh anak Indonesia.
Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara.
Stunting bukan sekadar persoalan gizi tapi cermin kualitas sumber daya manusia kita di masa depan. Jika anak-anak kita tumbuh tidak optimal, maka daya saing bangsapun akan melemah
Kementerian Ekraf terus mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence/AI sebagai pendorong inovasi dan pertumbuhan industri kreatif Indonesia.
Pendalaman itu saat penyidik memeriksa Dian dalam kapasitasnya sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK Jakarta pada Senin, 15 September 2025.
Hari Perhubungan Nasional yang seharusnya dapat menjadi suatu kebanggaan kemajuan Indonesia pada bidang perhubungan akan menjadi saat yang tepat bagi Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia menyuarakan bahwa terjadi kemunduran Kementerian Perhubungan semenjak Dudy Purwaghandi diangkat oleh Presiden Prabowo menjadi Menteri Perhubungan
Tiket hanya bisa dibeli di event Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair 2025 yang akan berlangsung pada 19–21 September 2025 di Pakuwon Mall, Yogyakarta.
Apa yang sebenarnya memotivasi tingginya intensitas doa di Indonesia? Apakah frekuensi doa tinggi selalu mencerminkan kedalaman iman? Atau justru menjadi cermin keputusasaan kolektif dalam menghadapi realitas yang keras?
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat, menyerukan kepada generasi muda untuk memahami dan mengimplementasikan Trigatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.