Meski usianya yang terbilang masih muda, Cagub DKI yang diusung poros Cikeas Agus Harimurti Yudhoyono memiliki segudang prestasi yang gemilang baik di kemiliteran maupun di akademi.
Pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni diyakini tidak begitu sulit untuk menyingkirkan kandidat petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat di Pilkada DKI Jakarta. Apa alasannya?
Agus-Sylviana unggul sementara dengan perolehan persentase pilihan responden 48 persen.
Tiga pasangan cagub-cawagub yang akan bertarung nanti yakni Agus Yudhoyono-Sylviana, Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga, dinilai sebagai kandidat yang sebanding kuat untuk menjadi pemenang Pilkada.
Agus diyakini akan secara perlahan menjawab keraguan publik akan kemampuan dirinya sebagai calon pemimpin.
Masuknya nama Agus Yudhoyono berdasarkan pre survey yang telah dilakukan sebelumnya. Dalam pre survey itu, Manilka membuat focus group discussion dan preliminary survey dengan responden pemilih Jakarta.
Agus mengatakan, tidak melakukan persiapan khusus untuk menjalani tes dan yang diperlukan hanya istirahat cukup serta mendapat dukungan keluarga.
Selain telah melacurkan intelektual, Pakar Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti dianggap telah menghina sistem di TNI.
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti dinilai telah melacurkan intelektualnya sebagai akademisi.