Pada saat nanti ini beroperasional yang harus diingat oleh Pemerintah baik itu Pemerintah Pusat dan daerah adalah labelling terhadap sekolah tadi. Jangan sampai anak-anak yang sudah (lekat) dengan dikotomi bahwa dia anak miskin, kemudian dia sekolah kemudian menjadi labelling dia dari sekolah kemiskinan.
Ini luar biasa sebetulnya bahwa ide atau gagasan presiden untuk menaikkan SDM ini tepat. Apalagi kemudian dikaitkan dengan pengentasan kemiskinan.
Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, yakin permasalahan kemiskinan ekstrem di Indonesia mampu dientaskan dengan zakat.
Ya saya sebagai pimpinan DPR tentu mengapresiasi, terimakasih kepada bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah meneken Inpres DTSEN. Ini tentu prestasi yang membanggakan, bagaimana pengentasan kemiskinan, target miskin ekstrem nol persen insyaallah bisa cepat terwujud.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan harus lebih intensif
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ariza Patria mendorong data tunggal yang akurat untuk memastikan program kebijakan pemerintah pusat terlaksana secara tepat sasaran
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Abdul Muhaimin Iskandar, memastikan pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah kemiskinan di Indonesia
Ahmad Muzani Ungkap Langkah Presiden Prabowo Subianto Menghapus Kemiskinan
Pendidikan vokasi dinilai sebagai kunci dalam mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen, dan menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen.
Mendes Yandri Ajak Muhammadiyah Bangun Desa Berantas Kemiskinan untuk Majukan Indonesia