Makanya, pertemuan tadi menarik bagi kita, tadi saya minta izin untuk disampaikan kepada Sekjen (Hasto Kristiyanto) dan Sekjen akan memberikan pada Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri). Agar DPP partai bisa mendengar percakapan kita.
Siapa yang mewakili mahasiswa, berapa orang. Siapa yang mewakili yang lain, berapa orang. Bawa lengkap dengan kertas-kertas pemikirannya. Kami tidak mau bicara di depan sini. Kami mau kita bicara serius di dalam sana.
Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di depan DPR/MPR RI massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke depan gedung DPR/MPR RI akan kami alihkan, penyekatan di Pulau Dua.
Tekanan Meningkat terhadap Biden dan Partai Demokrat untuk Menolak Dana AIPAC
Dalam rangka pengamanan aksi elemen masyarakat di depan Gedung DPR/MPR RI, kami melibatkan sejumlah 2.678 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan Instansi terkait.
Arus kendaraan dari arah Semanggi menuju Slipi dialihkan melalui Jalan Gerbang Pemuda Senayan, Jakarta Pusat. Antisipasi kegiatan aksi penyampaian pendapat di depan MPR/DPR oleh elemen masyarakat.
Kita selama ini sudah dibohongi dengan pemilu yang yang tidak jujur, TSM.
Turunkan harga beras, turunkan harga sembako, tolak kenaikan tarif BBM dan tol. Kami juga menuntut Presiden Jokowi turun dari jabatannya.
Kemudian saya melihatnya, bahwa kondisi ini harus ada diskresi, ada perlakuan khusus, kami akan perjuangkan. Maka harus ada diskresi dalam undang-undang itu. Jadi apakah waktunya tepat atau terlambat, tetap akan memprioritaskan apa yang menjadi aspirasi kepala desa.
Jadi aksi ini memang dilakukan serentak oleh mahasiswa. Kami menuntut pemerintah untuk menindak atau mengusut tuntas tentang pelanggaran HAM berat baik yang sudah diakui maupun yang belum diakui.