Sayembara 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), masih dibuka hingga 26 Oktober 2025 mendatang.
Berikut enam kebiasaan unik yang sering dikaitkan dengan kecerdasan tinggi
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) meluncurkan sayembara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), ajang nasional untuk menginspirasi penerapan kebiasaan baik anak Indonesia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter menyelenggarakan kegiatan Fasilitasi dan Advokasi Kebijakan Penguatan Karakter di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah pada Selasa (30/9).
Peneliti dari University of Florida menemukan bahwa orang dewasa dengan lebih banyak kebiasaan sehat memiliki otak yang tampak lebih muda secara biologis. Tak hanya itu, penuaan otaknya juga berlangsung lebih lambat selama dua tahun masa studi.
Penelitian ini menyiratkan bahwa kebiasaan tidur dapat berdampak langsung pada kesehatan otak jangka panjang.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan pembiasaan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) terbukti memberikan dampak positif kepada anak-anak di sekolah.
Pemerintah kembali menekankan pentingnya penguatan karakter sejak dini melalui Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH), di tengah derasnya arus teknologi digital dan ancaman adiksi gawai.
Kebiasaan sederhana seperti makan satu apel sehari bisa berdampak besar bagi tubuh dalam jangka panjang.
Berikut lima kebiasaan yang dapat membantu melindungi organ terpenting dalam tubuh kita