Direktorat Jenderal Hortikultura bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel kembali menggelar GPM Pasar Murah Ramadhan di Provinsi Kalsel.
Gelaran GPM ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat sekitar karena harga yang dipatok jauh lebih murah dari harga pasar.
Di Provinsi Kalimantan Tengah, data ketersediaan dan harga yang diperoleh dari 14 kabupaten dan kota secara rutin dilaporkan setiap hari Jumat melalui Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian.
Survei yang dilakukan di Pasar Antasari menunjukkan pada Sabtu (9/4), di tingkat eceran belum ada komoditas yang mengalami kenaikan.
Lokasi Food Estate seluas 50 hektare kentang industri tersebut telah dipersiapkan untuk mensuplai kebutuhan kentang industri dengan harga pembelian senilai Rp 7.650 per kilogram.
Hasilnya, sejumlah kebutuhan bahan pangan pokok seperti minyak goreng, daging, telur, ayam, bawang dan cabai di seluruh wilayah Kalimantan Timur terpantau aman terkendali.
Berdasarkan data prognosa produksi yang ada, produksi dalam negeri masih mencukupi.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementan melalui Direktorat Jenderal Hortikultura adalah terus melakukan koordinasi dengan para Champion cabai di daerah-daerah sentra.
Berdasarkan data prognosa secara agregat produksi telur tahun 2022 sebanyak 5,9 juta ton, kebutuhannya 5,3 juta ton dan terdapat potensi surplus 615 ribu ton adalah untuk cadangan pangan nasional dan potensi ekspor.
Kementan dan para Champion Cabai akan bersinergi untuk menjaga kestabilan harga cabai.