Pada 2015 Indonesia impor jagung sebanyak 3,5 juta ton dengan nilai Rp10 Triliun, suatu jumlah devisa yang bukan main besarnya.
Sektor perkebunan mampu tambil sebagai devisa negara nomor satu mengalahkan sektor migas.
Dalam beberapa tahun terakhir, industri pariwisata selalu menempati urutan ke-4 atau ke-5 penghasil devisa bagi negara.
Arief menyampaikan Cadangan Devisa Negara Indonesia naik 27% dalam 3 Tahun terakhir
Posisi cadangan devisa per akhir Mei 2017 tersebut cukup untuk membiayai 8,9 bulan impor atau 8,6 bulan impor
TKI merupakan pekerjaan mulia dengan limpahan devisa bagi pemasukan negara.
Bank sentral menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.
Peningkatan penerimaan cadangan devisa, antara lain karena penerimaan pajak dan devisa migas