News

Lepas 2.183 Wisudawan, UT Tetap Komitmen Jaga Kualitas

Universitas Terbuka (UT) melepas 2.183 wisudawan dalam pelaksanaan wisuda lintas jenjang tahun akademik 2026/2027 ganjil wilayah 1, di UT Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, pada Selasa (28/10).

Jakarta, Jurnas.com - Universitas Terbuka (UT) melepas 2.183 wisudawan dalam pelaksanaan wisuda lintas jenjang tahun akademik 2026/2027 ganjil wilayah 1, di UT Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, pada Selasa (28/10). Kegiatan ini diikuti oleh lulusan dari 12 UT daerah, antara lain Banda Aceh, Medan, Batam, Padang, Pekanbaru, Jakarta, hingga Gorontalo.


Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto mengatakan bahwa wisuda menjadi pengakuan bahwa para mahasiswa telah memiliki kualifikasi dan kompetensi secara resmi, dalam rangka menjadi bagian dalam pembangunan bangsa.


"Ini sekaligus sebagai penegasan komitmen UT untuk terus memberikan dampak bagi bangsa kita, khususnya dalam penyediaan sumber daya manusia yang tidak sekedar siap meneruskan perjuangan, namun juga mumpuni," kata Prof. Ali Muktiyanto dalam konferensi pers.


Sebagai perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, lanjut Prof. Ali, UT tidak hanya bicara kuantitas meski kampus negeri ini memberikan akses yang fleksibel bagi masyarakat, namun juga tetap mengedepankan kualitas pembelajaran selama masa studi.


Komitmen standar mutu ini pula memperoleh rekognisi global melalui akreditasi yang diberikan Asosiasi Perguruan Tinggi Jarak Jauh Asia. "Baru tiga tiga perguruan tinggi di Asia yang mendapat pertama adalah UT, yang kedua dari Malaysia, yang ketiga dari Filipina. Kemudian secara berkala kualitas kita dilakukan quality review internasional 3 tahun sekali," dia menambahkan.


Selain itu, Prof. Ali juga terus mendorong akreditasi dan sertifikasi di bidang keilmuan dengan penguatan program studi unggul supaya mendapatkan rekognisi internasional.


"Kita ingin terus menjamin kualitas pembelajaran kita, kualitas pengajaran kita tetap standar tinggi. Kita juga melakukan inovasi terus-menerus sampai ujian online yang menggunakan basis mobile maupun automated proctoring," ujar Prof. Ali.


"Ini yang salah satu yang kita propose sehingga betul-betul mahasiswa bisa melaksanakan ujian di mana saja, kapan saja, dalam masa ujian yang berlangsung," kata dia.


Adapun guna membantu upaya pemerintah untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi dan memperluas akses ke pendidikan tinggi, Universitas Terbuka turut menyediakan biaya pendidikan yang terjangkau dan beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan.


"Dengan demikian, kondisi geografis, waktu, dan sumber daya tidak harus menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan tinggi," tutup Prof. Ali.