https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sertifikasi Pelatih Olahraga Jadi Prioritas Kemenpora

Redaksi | Rabu, 10/06/2020 18:15 WIB



Saat ini jumlah pelatih olahraga yang memiliki seritifikasi pendidikan sarjana olahraha baru mencapai 21 persen, padahal kebutuhan secara nasional yakni 30 persen. Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti

Jakarta, Jurnas.com - Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti menilai para pelatih menjadi tulang punggung dalam pembinaan atlet olahraga nasional.

Menurutnya, secara nasional minimal kebutuhan pelatih yang memiliki sertifikasi pendidikan sarjana olahraga adalah 30%, namun, saat ini jumlah itu belum tercapai.

"Saat ini para pelatih olahraga yang memiliki latar belakang pendidikan sarjana olahraga hanya 21% padahal kebutuhan minimal yang diperlukan adalah 30%," kata Chandra saat membuka Sosialisasi Permenpora No.1 Tahun 2020 secara virtual di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (10/06/2020) pagi.

Baca juga :
Arteta: Arsenal Siap Cetak Sejarah Baru di Final Liga Champions

Sosialisasi Permenpora No.1 Tahun 2020 ini terkait tentang Pelaksanaan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga dan Jabatan Fungsional Asisten Pelatih Olahraga melalui Penyesuaian atau Inpassing.

"Kemenpora saat ini salah satu program prioritasnya terutama dalam bidang peningkatan prestasi olahraga pembinaan usia dini adalah dengan meningkatkan sertifikasi pelatih olahraga," tambahnya. 

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, FFI Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Kendati melalui sosialisasi jarak jauh yang diikuti Kadispora Provinsi dan Kepala BKD seluruh Provinsi di Indonesia, Chandra Bhakti berharap semua stakeholder Kemenpora dapat bersinergi dan melaksanakan amanah yang tertuang dalam peraturan itu dengan baik.

"Dengan pengaturan Permenpora No.1 Tahun 2020 ini akan dilihat secara keseluruh bagaimana latar belakang pendidikannya para atlet, bagaimana latar belakang kemampuan yang dimiliki, maupun pengalamannya," katanya.

Baca juga :
Kemnaker Perluas Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 2, Target 30 Ribu Peserta

"Kedepan para pelatih olahraga menjadi tulang punggung dalam pembinaan para atlet, apa yang dilakukan saat ini memiliki nilai yang strategis dan sangat penting dalam memajukan olahraga secara keseluruhan," tambah dia.

Dia berharap, sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam bidang olahraga, khususnya para pelatih olahraga.

"Semoga sosialisasi ini memberikan kemanfaatan yang besar, forum ini selain juga menjadi forum silaturahmi antar kita yang sedang memasuki tatanan Normal Baru juga memiliki harapan agar peningkatan prestasi olahraga nasional menjadi kebanggaan bangsa dan negara," harapnya.

Pembentukan Jabatan Fungsional Pelatih Olahraga dan Jabatan Fungsional Asisten Pelatih Olahraga yang tertuang dalam PermenpanRB Nomor 40 Tahun 2014 dan PermenpanRB Nomor 41 Tahun 2014 menjadi acuan Kemenpora dalam menyusun Permenpora No.1 Tahun 2020.

Turut hadir mendampingi Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi, Esa Sukmawijaya, Sekretaris Deputi Kemenpora, Marheni Dyah Kusumawati, Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora Sanusi, Asdep SDM Standarisasi dan Kompetensi KemenpanRB serta para narasumber Prof. Hari A. Rachman dan Dr. M. Hamid Anwar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemenpora Pelatih Olahraga

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777