https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kelebihan Makan Nasi Berisiko Tiga Gangguan Ini

Eka Wahyu Pramita | Selasa, 03/07/2018 09:07 WIB



Meskipun sudah menikmati roti atau mi dalam biasanya orang Indonesia tetap akan merasa belum kenyang karena belum makan nasi. Kelebihan nasi pada tubuh membuat penumpukan pada karbohidrat (Foto: Ilustrasi)

Jakarta - Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim dari Boston Children’s Hospital di Amerika Serikat, makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi, seperti roti putih, kentang, atau bahkan nasi berpotensi menimbulkan rasa candu bagi yang mengonsumsinya.

Mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung nilai indeks glikemik yang cukup tinggi nyatanya bisa menyebabkan lapar yang berlebihan dan merangsang otak pada rasa ketagihan tersebut.

Selain itu, nasi adalah salah satu sumber karbohidrat bagi tubuh kita. Karbohidrat sendiri mengandung gula yang memiliki sifat sama yaitu dapat menimbulkan rasa adiktif atau ketagihan ketika tubuh menerimanya.

Baca juga :
KPK Soroti Program MBG: Akuntabilitas Lemah, Tak Ada Tolok Ukur
Di sisi lain, karbohidrat yang memiliki rasa cenderung manis juga dapat merangsang pelepasan serotonin, yaitu zat kimia pada otak yang dapat memperbaiki suasana hati dan dipercaya dapat mengurangi kesedihan dan depresi. Sehingga, seseorang yang mengonsumsi nasi bisa merasakan suasana hati yang cukup baik.

Kebanyakan mengonsumsi karbohidrat tentu membuat tubuh kelebihan karbohidrat dan ini tentu tidak baik untuk kesehatan tubuh, berikut efek samping mengonsumsi nasi seperti yang dilansir dari laman Halodoc.

Baca juga :
Legislator Dorong Mitigasi Nasional Cegah Masuknya Hantavirus ke Indonesia
1. Diabetes melitus
 
Efek terlalu banyak mengonsumsi nasi yang paling sering didengar adalah penyakit diabetes melitus, karena nasi yang dikonsumsi dan dicerna oleh enzim kita akan menjadi kandungan gula yang nantinya berguna untuk dijadikan energi bagi tubuh kamu.

Nah, jika kamu terlalu banyak mengonsumsi nasi, tentu akan semakin banyak gula yang diproduksi oleh tubuh kamu yang nantinya akan diserap dan terakumulasi oleh darah.

Baca juga :
Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Perluas Pasar Internasional
2. Membuat cepat ngantuk
 
Terlalu banyak mengonsumsi nasi terkadang membuat kita cepat mengantuk. Hal ini terjadi karena sistem pencernaan berusaha dengan keras mencerna nasi yang kita konsumsi, sehingga diperlukan asupan konsentrasi aliran darah menuju pencernaan lebih banyak yang mengakibatkan aliran darah ke otak berkurang dan membuat oksigen juga berkurang menuju otak. Inilah yang menyebabkan kamu akan merasa ngantuk jika terlalu banyak makan nasi.

3. Susah buang air besar

Kelebihan nasi pada tubuh hanya akan membuat penumpukan pada karbohidrat dalam tubuh Anda. Selain itu, nasi juga tidak mengandung serat yang dapat membantu untuk melancarkan pencernaan. Akibatnya, kebutuhan serat pun tidak terpenuhi, sehingga menyebabkan konstipasi atau susah buang air besar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Nasi Karbohidrat Diabetes Melitus

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777