https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Agar Terhindar Paham Radikalisme, MPR Giat Menyosialisasikan Pancasila ke Pesantren

Supianto | Sabtu, 19/05/2018 20:10 WIB



Agar tak terkontaminasi dengan paham yang salah  maka MPR melakukan sosialisasi Pancasila di pesantren. Wakil Ketua MPR, Mahyudin Saat mengunjungi Pondok Pesantren Al Banjari, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (19/5).

Balikpapan - Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin mengatakan, menyosialisasikan Pancasila ke pondok pesantren perlu ditingkatkan di tengah tantangan kebangsaan seperti adanya kejadian terorisme.

Itu disampaikan saat mengunjungi Pondok Pesantren Al Banjari, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (19/5). Untuk menangkal terorisme, menurut Mahyudin, perlu keterlibatan semua pihak.

"Saya kira kita perlu bersama untuk menangkal terorisme," paparnya.

Baca juga :
BUMN Khusus Ekspor SDA Dibentuk, Migas Tak Termasuk, Ini Penjelasan Bahlil

Meski demikian dirinya dengan tegas mengatakan tidak setuju apabila terorisme dikaitkan dengan Islam. "Saya percaya terorisme bukan ajaran Islam,"terangnya.

Dirinya mengharap agar MUI mengeluarkan fatwa tentang terorisme. "Jangan dikaitkan Islam dengan terorisme," tegasnya.

Baca juga :
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April

Dihadapan 300 santri Al Banjari, Mahyudin yakin para santri yang ada berpaham ahlus sunnah waljamaah. Dirinya berharap agar generasi muda itu tidak terkontaminasi dengan paham yang salah.

Agar tak terkontaminasi dengan paham yang salah  maka MPR melakukan sosialisasi Pancasila di pesantren. "Kami antisipasi pemahaman yang salah dengan Pancasila," paparnya.

Baca juga :
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal

Kepada wartawan Mahyudin mengatakan bahwa program sosialisasi seperti ini sudah lama dilakukan oleh MPR. "Dan sekarang masyarakat semakin sadar akan pentingnya ideologi Pancasila," ujarnya.

Dikatakan kunjungan ke Al Banjari selain untuk bersilaturahmi juga untuk menjalankan tugas MPR. "Di bulan puasa ini kita perkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basariyah," ujarnya.

Anggota MPR dari Fraksi Partai Golkar Heti Latifah yang ikut menjadi nara sumber dalam sosialisasi itu menuturkan bahwa mereka yang berada di Al Banjari harus bangga menjadi santri sebab sebelum Indonesia merdeka santri ikut berjuang memerdekakan Indonesia.

"Banyak santri diangkat menjadi pahlawan," ujarnya.

Heti Latifah mengajak kepada santri untuk terus memperjuangkan cita-cita pendahulunya namun dengan cara kekinian. "Berjuang di jaman sekarang lebih sulit karena musuh tak seperti pada masa lalu," ungkapnya. "Musuh kita sekarang seperti kemiskinan dan narkoba," paparnya.

Ditegaskan para santri harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu menguasai ekonomi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR Mahyudin Balikpapa

Terkini | Selasa, 28/07/2026 09:40 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777