https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Facebook Tangguhkan 200 Aplikasi

Redaksi | Selasa, 15/05/2018 10:50 WIB



para penyelidik akan menyelidiki aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar informasi pengguna sebelum Facebook membatasi akses pada tahun 2014. Ilustrasi Facebook

Jakarta - Wakil presiden kemitraan produk di Facebook, Ime Archibong mengatakan bahwa pihaknya menangguhkan sekitar 200 aplikasi setelah penyelidikan atas skandal Cambridge Analytica.

Ime juga menyebut penyelidikan melibatkan dua fase yakni mengidentifikasi aplikasi yang memiliki akses ke data pengguna, dan kemudian melakukan wawancara, meminta informasi dan melakukan audit.

"Sampai saat ini, ribuan aplikasi telah diselidiki dan sekitar 200 telah ditangguhkan, menunggu penyelidikan menyeluruh apakah mereka benar-benar menyalahgunakan data apa pun," kata Ime dilansir UPI.

Baca juga :
20 Ucapan Iduladha 2026 Bahasa Arab Lengkap dengan Artinya

"Kami menemukan bukti bahwa ini atau aplikasi lain yang menyalahgunakan data, kami akan mencekalnya dan memberi tahu orang," tambahnya.

Suspensi itu mengikuti pernyatan CEO Mark Zuckerberg pada Maret lalu bahwa para penyelidik akan menyelidiki aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar informasi pengguna sebelum Facebook membatasi akses pada tahun 2014.

Baca juga :
Mengapa Nobar Film Pesta Babi Sering Dibubarkan? Ini Sederet Alasannya

Facebook mengatakan kepada TechCrunch bahwa pihaknya berencana untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang aplikasi terlarang setelah setiap investigasi kasus per kasus.

Awal tahun ini, dilaporkan Cambridge Analytica telah mengakses data sebanyak 87 juta pengguna Facebook.

Baca juga :
20 Ucapan Hari Kebangkitan Nasional yang Penuh Makna

Bulan lalu, Facebook mulai menampilkan tautan di bagian atas Umpan Berita pengguna yang memungkinkan mereka untuk melihat aplikasi apa yang mereka gunakan dan apakah informasi mereka mungkin telah dibagikan secara tidak layak dengan Cambridge Analytica.

Belum jelas apakah Facebook akan mempublikasikan daftar publik dari setiap aplikasi yang ditangguhkan atau dianggap telah menyalahgunakan data pengguna, atau memberi tahu hanya individu yang terpengaruh.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Facebook Media Sosial Aplikasi

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777