https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Begini Cara Menjaga Kulit untuk di Iklim Tropis

Redaksi | Rabu, 25/04/2018 11:30 WIB



Perawatan kulit paling utama di negara tropis adalah perlindungan dari sinar matahari. Talkshow merawat kulit wajah cantik sehat kini hingga nanti di Jakarta, Selasa (24/4).(Foto : Andi Mardana/Jurnas.com)

Jakarta - Indonesia adalah negara tropis dengan intensitas sinar matahari tinggi dibandingkan negara empat musim. Meskipun berada pada iklim tropis yang panas, namun tingkat kelembaban udara di Indonesia tinggi. Kondisi cuaca dan iklim ini akan mempengaruhi kondisi kulit penduduk yang tinggal di Indonesia.

Berdasarkan jumlah melanin atau sel pembentuk warna kulit, ada enam tipe kulit, yang biasanya diwakili dengan nomer 1 sampai dengan 6. Semakin besar nomernya, semakin gelap warna kulit. Rata-rata penduduk asli Indonesia memiliki tipe kulit 4,5 dan 6 yaitu kulit coklat cenderung gelap. Selain dari warnanya, karakter kulit orang Indonesia juga mudah timbul pigmentasi, kusam, dan cenderung kering karena banyak mengeluarkan keringat.

“Sebenarnya warna kulit coklat atau gelap untuk orang Indonesia lebih menguntungkan karena kadar melanin tinggi sehingga kulit terproteksi dengan baik dari sinar matahari. Hanya saja reaksinya lebih cepat sampai terbentuk pigmentasi atau bintik-bintik coklat di kulit. Bahkan di Indonesia flek atau deposit melanin sudah bisa muncul di usia 20-an," jelas dr. Anesia Tania SpKK dalam acara Talkshow yang diselenggarakan Ristra Cosmetodermatology, bertema Kulit Wajah Sehat, cantik Kini Hingga Nanti, di Jakarta, Selasa (24/4).

Baca juga :
Kulit Pisang untuk Tanaman: Pupuk Gratis, Subur Maksimal

Perawatan kulit paling utama di negara tropis adalah perlindungan dari sinar matahari. Sinar matahari mempercepat penuaan dini, sehingga kulit harus dilindungi. Penuaan dini kulit lebih cepat dialami orang yang sering terpapar sinar matahari.

"Untuk melindungi kulit dari sinar matahari dapat dilakukan dengan proteksi fisik dan kimia. Proteksi fisik misalnya menggunakan topi, payung, atau kacamata hitam. Sedangkan proteksi kimia dilakukan dengan penggunaan sunscreen,” jelas dr. Anes.

Baca juga :
Skin Booster dari Kulit Mayat Tuai Kontroversi di Korsel

Sunscreen berbeda dengan sunblock. Sunscreen lebih protektif dibandingkan sunblok karena memiliki spketrum luas, melindungi kulit dari sinar UV A dan UV B. Produk sunscreen ditandai dengan kadar Sun Protector Factor (SPF) sekaligus PA.

“Kebutuhan SPF berbeda tergantung lama aktivitas. Untuk tipe kulit 4-6, yaitu kulit tropis, SPF 15 sudah cukup protektif terhadap sinar matahari. SPF 15 artinya bisa bertahan 2-3 jam. Semakin terang kulit, SPF semakin tinggi. Ingat bahwa sunscreen baru aktif minimal 30 menit setelah diaplikasikan. Jadi gunakan minimal 30 menit sebelum beraktivitas, dan ulangi setiap 2-5 jam tergantung kandungan SPF-nya,” tambah dr Anes.

Baca juga :
Langka! Perempuan Ini Alami Alergi Air, Kulit Terkena Air Muncul Biduran
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ristra kulit cantik skincare merawat

Terpopuler

Kamis, 11/06/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

Peringatan Hari Bermain Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Jum'at, 12/06/2026 03:03 WIB
Olahraga

Jadwal Resmi Pertandingan Persib Bandung di ACC 2026/27

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777