https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ma`ruf Cahyono: Generasi Muda Harus Memiliki Ketahanan Ideologi

Supianto | Sabtu, 03/03/2018 21:25 WIB



Generasi muda adalah penerus bangsa, penerus estafet perjuangan bangsa, dan tentunya juga mengisinya supaya sesuai dengan cita-cita bangsa. Sekretaris Jenderal MPR RI Ma`ruf Cahyono saat menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR RI dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Medan, Kamis (23/11)

Kediri - Reformasi 1998 adalah momentum kenegaraan, sejarah ketatanegaraan, yang sangat luar biasa. Di situ ada lompatan sejarah dari masa Orde Baru ke Orde Reformasi, dan hal penting yang harus menjadi catatan kita semua sebagai generasi muda bangsa. Karena keberhasilan reformasi saat itu juga karena peran sangat besar dari generasi muda.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sesjen) Ma`ruf Cahyono, ketika menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada sekitar 500 peserta Konferensi Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah se Jawa Timur di aula Hotel Surya Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu siang (3/3).

"Saudara-saudara tidak akan bisa duduk bersama di sini, seperti ini, kalau reformasi 1998 tidak terjadi," ungkap Ma`ruf  lebih lanjut.

Baca juga :
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April

Oleh karena itu peran generasi muda dalam membangun demokrasi Indonesia, tentu, sangat besar. Karena generasi muda adalah penerus bangsa, penerus estafet perjuangan bangsa, dan tentunya juga mengisinya supaya sesuai dengan cita-cita bangsa.

Ma`ruf  menyatakan, kita harus terus meneruskan memperjuangkannya  agar ideologi bangsa bisa dilaksanakan, karena ideologi bangsa itulah sesungguhnya cita-cita kita bersama.

Baca juga :
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal

"Ideologi bangsa yang di dalamnya ada yang namanya jaridiri bangsa, karakter bangsa, identitas nasional kita," kata Ma`ruf.

"Kalau generasi muda tidak paham atau tidak tahu hal itu lalu siapa lagi yang akan memperjuangkan  cita-cita bangsa," sambungnya.

Baca juga :
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim

Ma`ruf mengingatkan bahwa tantangan kita sekarang ini begitu besar, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Untuk menghadapi tantangan yang besar itu, menurut Ma`ruf , generasi muda harus memiliki ketahanan ideologi.

"Ideologi adalah jatidiri bangsa kita. Ideologi adalah karakter bangsa kita," katanya.

"Jadi, kalau seorang pemuda Indonesia tidak memiliki ke-Indonesiaannya yang namanya jatidiri, tentu, kita akan sulit untuk bisa menghadapi tantangan-tantangan, baik internal maupun ekternal itu," kata Ma`ruf seraya menyebutkan salah satu jatidiri bangsa Indonesia adalah religius.

Seorang pemuda atau remaja, menurut Ma`ruf, harus memiliki jiwa religius, memiliki jiwa yang humanis, harus terus bersatu, memiliki naaionalisme. Semuanya itu dalam kerangka demokrasi.

"Seorang pemuda harus memahami demokrasi, dan seorang pemuda harus bersama-sama membangun bangsa untuk memciptakan kesejahteraan sosial.

"Mengingat tantangan kita, internal dan eksternal, yang begitu kuat maka peran pemuda sangat diperlukan dalam pembangunan demokrasi," ujar Ma`ruf.

Reformasi yang digaungkan oleh pemuda antara lain adalah membangun kehidupan bangsa yang demokratis. Kondisi saat ini, menurut Ma`ruf Cahyono, tentu banyak kelebihan yang telah kita capai, banyak indikator positif yang kita nikmati, tapi sebagai suatu proses, dinamika, yang harus disesuaikan terus dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.

"Demokrasi kita sekarang tentu memerlukan perbaikan-perbaikan. Jadi tidak ada suatu sistem yang sempurna dalam satu waktu, karena yang ada adalah perbaikan dan perubahan," kata Ma`ruf Cahyono menjawab pertanyaan wartawan tentang cara mengatasi berita hoax, Ma`ruf Cahyono sekali lagi menegaskan, pentingnya warga bangsa memiliki ketahanan ideologi.

Dengan ketahanan ideologi, kata Ma`ruf Cahyono, kita tahu mana yang benar dan mana yang tidak benar. Dengan demikian kita bisa menggunakan media sosial untuk kepentingan lebih produktif, kepentingan yang mampu mengembangkan demokrasi dan nilai-nilai ideologi kita.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR Ma`ruf Cahyono

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777