https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MPR Ingin Daerah Perbatasan jadi Prioritas Pembangunan

Supianto | Selasa, 06/03/2018 15:19 WIB



Perbatasan memiliki banyak kendala. Dicontohkan di Pulau Sebatik ada wilayah yang diperuntukan untuk kawasan hutan sehingga tak bisa membangun pabrik CPO Wakil Ketua MPR Mahyudin

Jakarta - "Perbatasan harus jadi prioritas pembangunan." Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)  Mahyudin saat memberi sambutan dalam acara Wakil Rakyat Bicara Buku, di Ruang Presentasi Perpustakaan MPR, Jakarta, Selasa (6/2).

Ia mengakui memang fasilitas di daerah perbatasan sangat terbatas. Wilayah perbatasan bagian Malaysia disebut lebih bagus sehingga masyarakat Indonesia yang tinggal di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, berbelanja kebutuhan sehari-hari ke Malaysia.

"Uang yang beredar di daerah perbatasan pun ringgit," ungkapnya.

Baca juga :
Korsel dan AS Bahas Perubahan Manajemen Zona Demiliterisasi Korut
Mahyudin mengatakan membagun daerah perbatasan memiliki banyak kendala. Dicontohkan di Pulau Sebatik ada wilayah yang diperuntukan untuk kawasan hutan sehingga tak bisa membangun pabrik CPO. Akibatnya petani sawit menjual produknya ke Malaysia.

"Dari sinilah akhirnya Malaysia yang mendapat keuntungan," ungkapnya.

Baca juga :
Perbatasan Suriah-Turki Dibuka Perdana sejak 12 Tahun

Hal demikianlah yang menurut Mahyudin harus diselesaikan. Untuk itu dirinya menyarankan agar daerah perbatasan dibangun sebagai kawasan ekonomi khusus. Ini dilakukan untuk menjaga dan merawat NKRI. "Tak boleh sejengkal tanah pun hilang dari NKRI," tegasnya.

Meski pembangunan perbatasan masih ada kendala namun dirinya bersyukur pemerintah saat ini tengah giat membangun perbatasan. Ia mencontohkan pembangunan perbatasan di Kalimantan Barat, Entingkong, Indonesia kalah bagus dengan Malaysia namun saat ini, setelah pembangunan dilakukan, Indonesia menjadi lebih bagus. "Sekarang kita lebih bagus," jelasnya

Baca juga :
Naas, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Terlindas Truk

Terakhir Mahyudin mengakui mengabdi di perbatasan diakui ada suka dan duka. Dirinya mengharap lebih banyak sukanya meski fasilitas di perbatasan diakui banyak kesulitan."Yang mau bertugas di perbatasan pasti menyukai pengabdian dan pekerjaan," paparnya.

Bagi Mahyudin, orang yang mencintai pekerjaan pasti akan menikmati bila bertugas di perbatasan.  


Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR Perbatasan

Terkini | Rabu, 29/07/2026 07:01 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777