https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Selain Punya Minat yang Sama, Ini Fakta Lain Berteman

Supianto | Kamis, 01/02/2018 08:42 WIB



penelitian ini adalah yang pertama meneliti aktivitas otak di antara orang-orang di jaringan sosial aktual saat mereka menanggapi rangsangan dunia nyata. Ilustrasi menikah dengan teman sekantor (foto: Google)

Jakarta - Anda dan teman Anda cenderung memiliki minat yang sama. Tapi tahukahkah, ternyata Anda juga bisa memiliki pola aktivitas otak yang serupa?

Peneliti Dartmouth College menilai persahabatan atau ikatan sosial dalam kelompok yang terdiri dari hampir 280 mahasiswa pascasarjana. pemetaan otak menunjukkan, teman memiliki respons pola otak yang paling mirip dengan video. Teman dari teman memiliki aktivitas otak yang sangat mirip dengan teman yang lain.

"Hasil kami menunjukkan bahwa teman-teman memproses dunia di sekitar mereka dengan cara yang sangat mirip," kata penulis utama Carolyn Parkinson dalam sebuah siaran pers perguruan tinggi. Dia adalah seorang ahli postdoctoral dalam ilmu psikologis dan otak di Dartmouth pada saat penelitian berlangsung.

Baca juga :
Dikhianati Sahabat? Ini Sikap yang Dianjurkan dalam Islam

Menurut periset, penelitian ini adalah yang pertama meneliti aktivitas otak di antara orang-orang di jaringan sosial aktual saat mereka menanggapi rangsangan dunia nyata.

Para peneliti menemukan, tanggapan MRI fungsional serupa dapat digunakan untuk memprediksi tidak hanya pasangan berteman, tapi juga jarak sosial di antara keduanya.

Baca juga :
Adab Menasihati Teman dalam Islam yang Perlu Diketahui

Menurut profesor ilmu psikologis dan otak, Thalia Wheatley, "Kami adalah spesies sosial dan menjalani kehidupan kita terhubung dengan orang lain. Jika kita ingin memahami bagaimana otak manusia bekerja, maka kita perlu memahami bagaimana otak bekerja dalam kombinasi (kelompok)."

Temuan ini dipublikasikan online 30 Januari di jurnal Nature Communications.

Baca juga :
Jangan Salah Bergaul, Ini Bahayanya Lingkungan Buruk menurut Islam

Dalam penelitian sebelumnya, penulis penelitian menemukan, segera setelah Anda melihat seseorang yang Anda kenal, otak Anda mencatat seberapa penting atau berpengaruh orang itu, dan posisinya di jaringan sosial Anda.

Para periset berencana untuk menyelidiki apakah orang secara alami tertarik pada orang lain yang memiliki pandangan serupa, jika orang menjadi lebih mirip setelah pengalaman bersama, atau jika kedua faktor tersebut saling menguatkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Teman Otak

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777