https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Wakil Ketua MPR Ajak Broker Jaga Pancasila

Herwin Wijaya | Rabu, 29/11/2017 11:30 WIB



Wakil Ketua MPR Oesman Sapta mengatakan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia sudah final Wakil Ketua MPR Oesman Sapta sampaikna pidatonya di hadapan ratusan broker yang terhimpun dalam Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) di Jakarta, (29/11)

Jakarta - Di hadapan ratusan broker yang terhimpun dalam Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), Wakil Ketua MPR Oesman Sapta mengatakan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia sudah final. "Pancasila adalah payung bagi semua," ujarnya, Jakarta, (29/11).

Sebagai payung bagi semua maka Pancasila bisa menolak intervensi ideologi asing yang bertentangan. "Bangsa kita dikeroyok ideologi lain namun untung ada Pancasila," paparnya. "Saya meminta broker juga ikut menjaga Pancasila," tambahnya.

Dikatakan, saat ini kita sedang mencari pahlawan yang bisa mensejahterakan rakyat. Dirinya mengajak pada semua untuk membangun bangsa untuk memperbaiki perekonomian. "Salah satu pihak yang ikut menentukan pembangunan ekonomi adalah asosiasi broker," ujarnya.

Baca juga :
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April

Dikatakan di Eropa dan Singapura, keberadaan broker disegani. "Broker bukan hanya penghubung antara penjual dan pembeli namun juga sebagai pelindung," ungkapnya. Dari sinilah maka nilai broker sangat tinggi.

Ia membandingkan di Singapura dengan jumlah penduduk 3 juta jiwa namun memiliki broker 28.000, sedang di Indonesia dengan penduduk 250 juta jiwa, broker tak lebih dari 1 juta. "Sepertinya ada kesalahan sistem," ujarnya. "Sudah 20 tahun kok baru segitu? Kalian terlalu sabar dan pasrah," tambahnya. Hal demikian menurut Oesman Sapta tak boleh terjadi.

Baca juga :
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal

Sebagai perantara antara penjual dan pembeli, broker harus mendaftarkan diri pada organisasi yang resmi. "Kalau tidak berarti ia broker gelap sehingga yang dijual juga barang gelap," ungkapnya.

Di tengah massifnya pembangunan rumah, menurut Oesman Sapta, kehadiran broker dibutuhkan masyarakat. "Jadi peluang broker sangat tinggi," ujarnya.

Baca juga :
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777