https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja, Siapa Lebih Unggul?

Vaza Diva | Jum'at, 25/07/2025 20:15 WIB



Ketegangan antara Thailand dan Kamboja semakin meningkat, dan hal ini kembali menyoroti perbedaan dalam kekuatan militer kedua negara Ilustrasi - tank (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Ketegangan antara Thailand dan Kamboja semakin meningkat, dan hal ini kembali menyoroti perbedaan mencolok dalam kekuatan militer kedua negara.

Meskipun memiliki sejarah ketegangan terkait isu batas wilayah, baik Thailand maupun Kamboja kini lebih fokus pada kesiapan militer mereka di tengah ketidakpastian geopolitik di kawasan Asia Tenggara.

Dalam hal jumlah personel militer, Thailand jauh lebih unggul dengan lebih dari 360.000 personel aktif. Angka ini sangat jauh melampaui Kamboja yang hanya memiliki sekitar 125.000 personel.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

Keunggulan jumlah pasukan ini memberi Thailand kemampuan untuk melakukan mobilisasi lebih cepat dan lebih efisien di medan perang, jika diperlukan.

Dari segi alutsista, Thailand juga lebih dominan. Negara ini memiliki berbagai jenis alutsista modern, seperti jet tempur, tank, kapal perang, dan sistem rudal pertahanan yang lengkap.

Baca juga :
Irwan Dituntut 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Fakta Sidang Diabaikan

Di sisi lain, meskipun Kamboja terus memperbarui sistem pertahanannya, mereka masih mengandalkan kendaraan tempur ringan dan sistem pertahanan dasar yang jauh tertinggal dibandingkan dengan Thailand.

Lebih lanjut, keunggulan teknologi ini memberi Thailand keuntungan besar dalam berbagai jenis operasi militer.

Baca juga :
Positif Narkoba, Masinis Tabrakan Maut di Bangkok Jadi Tersangka

Anggaran pertahanan menjadi faktor lain yang memperlihatkan ketimpangan antara kedua negara. Thailand mengalokasikan anggaran pertahanan yang jauh lebih besar, mencapai sekitar $5,73 miliar USD pada tahun 2024.

Hal ini memungkinkan Thailand untuk terus berinvestasi dalam alutsista yang lebih canggih serta pelatihan pasukan yang lebih baik.

Sementara itu, Kamboja memiliki anggaran yang jauh lebih kecil, sekitar $1,3 miliar USD, yang tentunya membatasi kemampuan mereka dalam hal pembelian peralatan militer yang lebih modern.

Thailand juga unggul dalam peringkat global dalam hal kekuatan militer. Berdasarkan Global Firepower (GFP), Thailand berada di posisi ke-25 dunia, sementara Kamboja jauh tertinggal di peringkat ke-95.

Peringkat ini mencerminkan totalitas kekuatan militer kedua negara, yang mencakup kemampuan alutsista, jumlah personel, dan anggaran pertahanan mereka.

Meskipun demikian, Kamboja memiliki sejumlah tank lebih banyak dibandingkan Thailand, meskipun Thailand memiliki berbagai jenis kapal perang dan sistem pertahanan yang jauh lebih canggih.

Keunggulan Thailand di laut dan udara, dengan armada maritim yang lebih lengkap dan jet tempur yang lebih modern, membuat negara ini memiliki keunggulan taktis yang lebih besar.

Kekuatan militer Thailand yang jauh lebih besar, baik dari segi jumlah personel, alutsista, anggaran, dan peringkat global, menjadikan negara ini jauh lebih unggul dalam persaingan kekuatan militer dengan Kamboja.

Akan tetapi, meskipun perbandingan ini menunjukkan dominasi Thailand, Kamboja tetap berusaha untuk memperkuat diri, dengan fokus pada peningkatan sistem pertahanan dasar mereka.

Ketegangan yang meningkat antara kedua negara ini menegaskan pentingnya diplomasi yang bijak guna mencegah konflik yang lebih besar.

Meskipun Kamboja memiliki kelebihan dalam jumlah tank, Thailand tetap menjadi kekuatan militer yang jauh lebih besar dan lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam skala yang lebih besar.

Sumber: Reuters, The Guardian, The Times of India

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Thailand Kamboja Perang Militer Asia Tenggara

Terkini | Jum'at, 12/06/2026 04:06 WIB

Olahraga

Jadwal Resmi Pertandingan Persib Bandung di ACC 2026/27

Olahraga

Presiden Persija: Staf Pelatih Musim Depan Ditentukan Shin Tae-yong

Olahraga

Fokus Juara, Persija Depak Tujuh Pemain Asingnya Musim Lalu

Ekonomi

Dony Oskaria Paparkan Langkah Sistematis Restrukturisasi BUMN

Humanika

Begini Urutan Memotong Kuku Sesuai Sunnah Rasulullah agar Berpahala

News

ASDP Salurkan Rp 1 Miliar Perkuat Infrastruktur Desa Adat dan Budaya Bali

News

MUI Minta Hukuman Pelaku LGBT Lebih Berat dari Perzinaan

News

Gandeng LAN, Kemnaker Perkuat MagangHub untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja

News

Kejagung Tetapkan Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Tersangka Korupsi MBG

News

Iran Kembali Blokir Selat Hormuz, Kapal Diminta Menunggu

News

63.813 Jemaah Haji Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ingatkan Spirit Kemabruran

News

Meski Saling Serang, Perundingan AS-Iran Dikabarkan Terus Berjalan

News

Kementrans Siapkan Bali jadi Pusat Promosi Kawasan Transmigrasi Indonesia

News

Demo Cipayung Plus, Desak Pencopotan Menkeu hingga Tolak Kenaikan Harga BBM

News

Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal

News

Wamenperin: Industri Tekstil Kokoh Hadapi Gejolak Rupiah dan Pasar Modal

News

Kemendagri Usul Rp1 Triliun Insentif Fiskal untuk Daerah Berprestasi

News

Kejagung: Hery Susanto Terima Rumah Terkait Korupsi Tambang Nikel

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777