https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bapanas Dorong Pengembangan Peringatan Dini Kerawanan Pangan

Untung Subagja | Kamis, 26/06/2025 19:50 WIB



Pengembangan SKPG secara dinamis terus diupayakan untuk memperkirakan situasi kewaspadaan pangan secara tepat waktu maupun sasaran Ilustrasi beras Bulog. (Foto: Dok. Ist)

JAKARTA - NDalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan merespons potensi kerawanan pangan di berbagai daerah, Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) terus mendorong pengembangan Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi (SKPG).

“Peta SKPG berbasis web dapat diakses melalui skpg.badanpangan.go.id dan telah digunakan untuk melakukan monitoring situasi kewaspadaan pangan wilayah, serta digunakan daerah sebagai dasar untuk melaksanakan intervensi” papar Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Nita Yulianis saat membuka diskusi kajian komprehensif untuk memperkuat Sistem Peringatan Dini Kerawanan Pangan dan Gizi di Bogor, Rabu (25/6/2025).

“Pengembangan SKPG secara dinamis terus diupayakan untuk memperkirakan situasi kewaspadaan pangan secara tepat waktu maupun sasaran, terutama di wilayah yang rentan rawan pangan. Sehingga dapat dilakukan intervensi sesuai permasalahan dan penyebab terjadinya rawan pangan” ungkap Nita lebih lanjut.

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

Hal tersebut sesuai arahan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi yang pada berbagai kesempatan selalu menekankan bahwa sistem peringatan dini ini merupakan upaya strategis untuk mendeteksi secara cepat dan akurat berbagai indikator yang mengarah pada potensi kerawanan pangan, seperti gangguan produksi, distribusi, hingga dampak perubahan iklim.

“Dengan sistem ini, kita bisa lebih sigap dalam mengambil langkah-langkah pencegahan dan respons kebijakan yang cepat dan tepat sasaran, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujar Arief.

Baca juga :
Heri Black Irit Bicara Usai Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bea Cukai

Sesuai Komitmen Indonesia dalam Nation For Growth (N4G) Summit 2025 di Paris pada Maret lalu, salah satu komitmen adalah penguatan SKPG. Sehingga perlu memastikan bahwa wawasan peringatan dini secara efektif memandu distribusi pangan, alokasi sumber daya, dan respon kebijakan di provinsi yang rentan terhadap iklim dan rawan pangan, ujar Nita.

Guru Besar IPB University, Drajat Martianto menyampaikan analisis SKPG yang telah berbasis web, dapat digunakan untuk monitoring situasi kewaspadaan pangan. “SKPG kedepannya diharapkan mampu bertransformasi menjadi platform yang lebih dinamis karenanya perlu ditentukan indikator yang bersifat prediktif” ucapnya.

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global

“Indikator prediktif yang sangat berpengaruh terhadap akses pangan adalah harga pangan. Hasil analisis terhadap pemilihan komoditas sensitif yg berpengaruh terhadap masyarakat yaitu: beras, minyak goreng dan telur yang mewakili kebutuhan energi dan protein” sambungnya.

Sementara itu, Guru Besar Universitas Ibn Khaldun, Achmad Suryana yang juga hadir pada diskusi tersebut menegaskan pentingnya SKPG menyajikan informasi agar dapat digunakan sebagai peringatan dini serta membangun kesiapsiagaan sehingga mampu merespons masalah kerawanan pangan yang dapat diprediksi dengan cepat, terfokus, dan tepat waktu.

Turut hadir pada diskusi tersebut dosen statistika IPB University, Farit Mochamad Afendi, Direktur Teknis GAIN, Aang Sutrisna serta perwakilan dari Direktorat Statistik Kesejahteraan Rakyat Badan Pusat Statistik (BPS).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bapanas Kerawanan Pangan

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777