Duel Manchester United vs Tottenham Hotspurs akan tersaji di final Liga Europa (Foto: Sky Sports)
Jakarta, Jurnas.com - Pertandingan puncak Liga Europa 2024/2025 resmi akan mempertemukan dua tim Inggris, Manchester United dan Tottenham Hotspur, dalam laga final yang berlangsung di San Mames Stadium pada 22 Mei mendatang.
Kesuksesan kedua tim mencapai final menjadi babak baru rivalitas sesama klub Inggris di panggung Eropa. Sebab, ini bukan pertama kalinya dua tim dari tanah Britania saling bertarung di laga puncak kompetisi UEFA.
Menurut catatan sejarah, sudah lima kali final Eropa menyuguhkan all-English final, dengan berbagai kisah dramatisnya.
Ini adalah final pertama dalam sejarah UEFA yang mempertemukan dua tim Inggris. Final digelar dalam dua putaran. Tottenham menang 2-1 di Molineux, lalu imbang 1-1 di White Hart Lane. Spurs akhirnya keluar sebagai juara UEFA Cup pertama dengan agregat 3-2.
Final yang digelar di Moskow ini jadi salah satu yang paling dikenang dalam sejarah Liga Champions. Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu, laga berlanjut ke adu penalti. John Terry yang seharusnya bisa memastikan kemenangan Chelsea, justru terpeleset dan gagal mengeksekusi penalti.
Final bertajuk ‘Derbi London’ ini digelar di Baku, Azerbaijan. Chelsea tampil dominan dan menghancurkan Arsenal 4-1 lewat gol-gol dari Giroud, Pedro, dan brace Eden Hazard. Satu-satunya gol Arsenal dicetak oleh Alex Iwobi.
Pertandingan ini sekaligus menjadi laga perpisahan Eden Hazard dengan Chelsea. Arsenal yang tampil tanpa kekuatan penuh tak mampu membendung serangan bertubi-tubi The Blues.
Final yang mempertemukan dua tim Inggris dalam waktu kurang dari sebulan setelah Liga Europa 2019. Liverpool menang 2-0 atas Spurs lewat penalti cepat Mohamed Salah dan gol penutup Divock Origi.
Spurs sempat tampil agresif di babak kedua, namun dominasi pengalaman Liverpool lebih menentukan. Laga ini menjadi penebusan Jurgen Klopp setelah dua kali kalah di final Eropa sebelumnya.
Pertemuan dua klub tajir Liga Premier berlangsung di Estádio do Dragão, Portugal. Chelsea mencetak gol tunggal lewat Kai Havertz di babak pertama, hasil dari assist cerdik Mason Mount. City yang tampil ofensif justru kesulitan membongkar lini pertahanan Chelsea.
Guardiola dikritik karena tak memasang gelandang bertahan seperti Fernandinho atau Rodri, yang dianggap jadi titik lemah. Chelsea mengangkat trofi Liga Champions keduanya dalam sejarah, dan Tuchel menutup musim dengan penuh kejutan.
Jum'at, 19/06/2026 09:14 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB