https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Paula Verhoeven Adukan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim ke Mahkamah Agung

Syafira | Jum'at, 25/04/2025 20:36 WIB



Paula Verhoeven mengadukan dugaan pelanggaran kode etik hakim atas putusan cerai dengan Baim Wong ke MA Paula Verhoeven mantan istri Baim Wong. (Foto: Jurnas/Instagram).

Jakarta, Jurnas.com- Dugaan pelanggaran kode etik hakim atas putusan cerai Baim Wong dan Paula Verhoeven berbuntut panjang. Paula melalui kuasa hukumnya mengadukannya ke Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA).

Hal ini lanjutan dari hasil investigasi atas dugaan pelanggaran administratif dari proses sidang cerai Paula Verhoeven dan Baim Wong di Pengadilan Agama Jakarta Selatan atau PA Jaksel. Dalam hal itu terdapat 3 poin dugaan pelanggaran administratif yang disampaikan Paula Verhoeven.

"Pertama, pada sidang bacaan putusan, kami kuasa hukum Paula dan kuasa hukum Baim dan Majelis Hakim menyepakati sidang pembacaan putusan itu dilakukan secara e-court. Jadi itu melalui sistem tertutup, melalui email dan seterusnya," kata Siti Aminah Tardi, kuasa hukum Paula Verhoeven di Gedung Bawas MA, Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Baca juga :
Daftar Lembaga Yudikatif di Indonesia yang Wajib Diketahui

"Pada pelaksanaannya Baim Wong dan kuasa hukum datang ke pengadilan dan minta Majelis Hakim membukanya dan kemudian melakukan wawancara dengan media. Sementara kami sebagai kuasa dari Paula tidak diinformasikan terkait perubahan sistem persidangan. Dalam konteks hukum acara perdata, itu melanggar asas keseimbangan dan asas untuk mendengar para pihak," terangnya lagi.

Selanjutnya di poin kedua berkaitan dengan putusan yang diklaim sebagai putusan perceraian Paula dan Baim. Menurut Aminah, putusan itu masih dalam tahap minutasi, atau pemberkasan yang akan disampaikan ke sistem pengarsipan, dan kemudian diunggah di website putusan.

Baca juga :
KY Gelar Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung dan Ad Hoc

"Putusan untuk publik ini hanya bisa diakses melalui putusan Go ID dan itu melalui proses panduan sesuai SK Makamah Agung no.144. Kemudian, ini tersebar dan kami menemukan hal ini dikonstruksikan dengan itikad yang tidak baik. Maka kami meminta Badan Pengawas memeriksa, putusan ini yang seharusnya belum sampai ke publik, dan yang utama dampak yang berpotensi diskriminasi terhadap perempuan dan anak," ungkap Aminah.

Lalu, Erwin Natosmal Oemar tim kuasa hukum Paula Verhoeven lainnya menambahkan, pada poin ketiga berhubungan dengan Undang Undang perlindungan data pribadi. Menurut Erwin, hal-hal terkait data pribadi dalam putusan tentunya tidak dapat dipublikasikan.

Baca juga :
MA dan KPK Kerja Sama Tingkatkan Integritas Hakim

"Kalau putusan pengadilan tidak bisa dipublikasikan secara publik, tapi harus ada proses anomisasi. Ada hal yang berkaitan dengan privasi klien kami, sehingga itu merugikan hak asasi klien kami dan juga berdampak tidak hanya mental, ekonomi, tapi juga masa depan. Tidak hanya klien kami, tetapi juga anak-anak Kiano, Kenzo," pungkas Erwin.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Paula Verhoeven Pelanggaran Etik Mahkamah Agung

Terkini | Rabu, 17/06/2026 20:55 WIB

Olahraga

Chelsea Temukan Pemain Alternatif jika Gagal Boyong Morgan Rogers

Olahraga

Forest Tunda Perburuan Bek AS Roma Jan Ziolkowski

Ekonomi

BPDP Ajak UKMK Magelang Optimalkan Peluang Bisnis Turunan Sawit

Olahraga

Mourinho Minta Manajemen Madrid Datangkan Goncalo Inacio

Humanika

Dari Nabi Musa hingga Tragedi Karbala, Ini 6 Peristiwa di Bulan Muharram

News

KPK Berpeluang Panggil Ulang Petinggi Anak Usaha Adaro

News

BAM DPR Tindak Lanjuti Aspirasi APDESI Kemuning soal Konflik Agraria

News

PKB Instruksikan Dialog dengan Mahasiswa soal Program Prioritas Pemerintah

News

Kapal Tanker Iran Dilaporkan Telah Keluar dari Zona Blokade AS

News

Said Abdullah Pastikan PDIP Tak Terlibat Aksi Demo Mahasiswa

News

China Tawarkan Bantuan ke Iran dan Lebanon Atas "Bencana Kemanusiaan"

Ekonomi

Harga Batu Bara Periode II Juni Naik Jadi 123,91 Dolar AS per Ton

News

Rieke Kritik Anggara Komnas HAM: Dana Urus Kasus HAM Hanya 6 Persen

News

Komisi XIII: Jangan Sampai Kementerian HAM Lebih Sibuk Membangun Birokrasi

News

Komisi X Dorong Penguatan Anggaran BPS, Dukung Program Statistik Nasional

News

Komisi IV: Tata Kelola Hutan Perlu Dilakukan Secara Bertanggung Jawab

News

KPK Akui Sudah Koordinasi dengan BPKP Terkait Penyelidikan Korupsi MBG

Info Desa

PPDI Dukung Program MBG dan Kopdes Merah Putih Berlanjut, Mendes Apresiasi

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777