https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tujuan dari Konferensi Meja Bundar yang Wajib Anda Diketahui

Vaza Diva | Minggu, 23/08/2026 05:05 WIB



Konferensi Meja Bundar (KMB) yang dibuka pada 23 Agustus 1949 di Den Haag, Belanda, merupakan salah satu tonggak diplomasi terpenting dalam sejarah Indonesia. Ilustrasi - suasana sesi terakhir Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda (Foto: Wikipedia)

Jakarta, Jurnas.com - Konferensi Meja Bundar (KMB) yang dibuka pada 23 Agustus 1949 di Den Haag, Belanda, merupakan salah satu tonggak diplomasi terpenting dalam sejarah mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Perundingan tingkat tinggi ini diselenggarakan untuk mengakhiri perselisihan militer dan politik antara Indonesia dan Belanda yang terus bergolak pasca-Proklamasi 17 Agustus 1945.

Tujuan utama dari diselenggarakannya Konferensi Meja Bundar adalah untuk memperoleh pengakuan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari pemerintah Kerajaan Belanda secara resmi, penuh, dan tanpa syarat.

Baca juga :
Mengapa Hari Susu Nabati Sedunia Diperingati Setiap 22 Agustus?

Setelah memproklamasikan kemerdekaannya, Indonesia menghadapi serangkaian agresi militer dan manuver politik Belanda yang berusaha menancapkan kembali kekuasaannya di Tanah Air. Melalui forum KMB, diplomasi Indonesia yang dipimpin oleh Mohammad Hatta berjuang menyelesaikan sengketa tersebut secara damai sesuai dengan ketentuan Internasional.

Selain pengakuan kedaulatan, KMB memiliki beberapa tujuan strategis lainnya. Salah satu sasaran utamanya adalah menyelesaikan permasalahan mengenai penyerahan kekuasaan di bidang politik, ekonomi, dan militer dari pemerintah kolonial Hindia Belanda kepada pemerintah Indonesia.

Baca juga :
Hari Pembentukan BKR 22 Agustus: Sejarah dan Tonggak Lahirnya TNI

Konferensi ini juga dirancang untuk mengatur pembentukan Republik Indonesia Serikat (RIS) serta merumuskan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Belanda dalam sebuah wadah konfederasi yang disebut Uni Indonesia-Belanda.

Tujuan penting lainnya adalah menyelesaikan sengketa keuangan dan utang piutang peninggalan masa kolonial, serta menentukan status hukum wilayah Irian Barat yang masih dikuasai Belanda.

Baca juga :
Mengenal Habitat Nyamuk DBD yang Wajib Diketahui

Meskipun negosiasi berjalan rumit dan penuh kompromi, pencapaian target utama KMB pada akhir tahun 1949 berhasil memaksa Belanda menyerahkan kedaulatan secara penuh, menandai berdirinya Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan diakui secara internasional.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Konferensi Meja Bundar 23 Agustus Sejarah Indonesia Bulan Agustus

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777