Suriah mengampanyekan kode etik jurnalis (Foto: Arab News)
Damaskus, Jurnas.com - Pemerintah Suriah meresmikan Kode Etik dan Perilaku Profesional untuk sektor media, guna memerangi ujaran kebencian di media massa, sekaligus mempromosikan jurnalisme yang bertanggung jawab.
Selain itu, kode ini juga bertujuan meningkatkan standar profesional, melawan retorika yang menghasut, dan memperkuat penghormatan terhadap keragaman. Para pejabat mengatakan implementasinya sudah berjalan.
Dikutip dari Arab News pada Jumat (19/6), Direktur Urusan Pers Kementerian Informasi Suriah, Omar Haj Ahmad, mengatakan kementerian sedang menanamkan prinsip-prinsip kode tersebut ke dalam kebijakan editorial dan mengembangkan mekanisme deteksi dini untuk ujaran kebencian. Pendekatan ini juga memprioritaskan kesadaran dan bimbingan profesional alih-alih berupa hukuman.
Mahmoud Shahoud, Kepala Serikat Jurnalis Suriah, menyatakan siap menerjemahkan kode etik tersebut menjadi komitmen profesional yang mengikat.
Sehingga, kode etik ini mengharuskan anggota untuk berjanji mematuhi standar etika, termasuk penolakan eksplisit terhadap ujaran kebencian. Dia juga menekankan perlunya akuntabilitas dan pengaturan diri profesional dalam industri ini.
Akram Al-Ahmad, Ketua Piagam Kehormatan Profesional Media Suriah dan anggota komite penyusun kode etik, menyebut fase selanjutnya akan berfokus pada implementasi melalui kebijakan ruang redaksi, program pelatihan, dan mekanisme pengaduan.
Dia mengatakan mempromosikan wacana yang bertanggung jawab sangat penting karena Suriah berupaya membangun kembali kepercayaan dan kohesi sosial setelah bertahun-tahun mengalami perpecahan, dan keberhasilan akan bergantung pada kesadaran profesional dan keterlibatan kelembagaan.
Kode etik tersebut dikembangkan melalui proses konsultasi yang melibatkan hampir 1.000 jurnalis di seluruh negeri dan didasarkan pada kerangka hukum nasional dan internasional tentang kebebasan berekspresi dan tanggung jawab profesional.
Majelis Umum PBB menetapkan Hari Internasional untuk Melawan Ujaran Kebencian pada 2021, untuk mendorong upaya global dalam mencegah dan mengatasi ujaran kebencian dalam segala bentuknya.
Jum'at, 19/06/2026 16:40 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB