Anak-anak Palestina di Gaza (Foto: EPA)
New York, Jurnas.com - Perwakilan Tetap Arab Saudi untuk PBB secara tegas menyatakan di hadapan Dewan Keamanan PBB, bahwa isu Palestina tetap menjadi inti dari konflik di Timur Tengah.
Pihaknya memperingatkan bahwa perdamaian sejati tidak akan pernah bisa terwujud tanpa diakhirinya pendudukan oleh Israel yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Berbicara mewakili Kelompok Arab dalam pertemuan dewan mengenai Gaza, Abdulaziz Alwasil menyampaikan bahwa perdamaian yang berkelanjutan menuntut dipenuhinya hak-hak sah rakyat Palestina yang tidak dapat diganggu gugat.
Hak utama tersebut adalah pembentukan negara merdeka berdasarkan garis perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, sebagaimana dikutip dari Arab News pada Jumat (19/6).
Alwasil juga menyatakan keprihatinan yang luar biasa atas pelanggaran Israel yang terus berlanjut di Wilayah Pendudukan, mulai dari penargetan warga sipil, perluasan pemukiman, penyitaan lahan, pembongkaran rumah, pengusiran, hingga aneksasi wilayah. Dia memperingatkan bahwa tindakan ini mengancam stabilitas regional dan internasional.
Kelompok Arab secara bulat menolak seluruh tindakan Israel yang bertujuan untuk memperkuat pendudukan atau memaksakan kedaulatan di atas tanah Palestina, serta mengutuk keras pembantaian massal yang terus terjadi.
Mereka menuntut dibukanya akses bantuan kemanusiaan secara langsung dan berkelanjutan di seluruh wilayah Gaza, menolak segala bentuk politisasi bantuan sebagai hukuman kolektif, serta mengecam upaya aneksasi sebagian wilayah Gaza yang dinilai melanggar rencana perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump.
Jum'at, 19/06/2026 16:40 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:46 WIB
Sabtu, 13/06/2026 06:26 WIB
Sabtu, 13/06/2026 05:40 WIB