https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Hama Sedunia Setiap 6 Juni, Ini Sejarah hingga Tujuannya

Vaza Diva | Sabtu, 06/06/2026 02:02 WIB



Setiap tanggal 6 Juni, dunia memperingati Hari Hama Sedunia (World Pest Day) atau dikenal juga sebagai World Pest Awareness Day. Ilustrasi - Hari Hama Sedunia setiap 6 Juni, ini sejarah hingga maknanya (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Jurnas.com - Setiap tanggal 6 Juni, dunia memperingati Hari Hama Sedunia (World Pest Day) atau dikenal juga sebagai World Pest Awareness Day.

Peringatan internasional ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengendalian hama dalam menjaga kesehatan, keamanan pangan, serta kelestarian lingkungan.

Meski belum sepopuler Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau Hari Kesehatan Sedunia, Hari Hama Sedunia memiliki peran penting karena berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Baca juga :
Asal-usul dan Makna di Balik Perayaan Hari Keju Sedunia Setiap 4 Juni

Berbagai jenis hama seperti nyamuk, tikus, lalat, kecoa, hingga rayap diketahui dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan menjadi penyebar berbagai penyakit berbahaya.

Hari Hama Sedunia pertama kali diluncurkan pada 6 Juni 2017 di Beijing, China.

Baca juga :
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei: Ini Sejarah dan Makna Peringatannya

Inisiatif tersebut diprakarsai oleh Chinese Pest Control Association (CPCA) bersama sejumlah organisasi pengendalian hama internasional, termasuk Federation of Asian and Oceania Pest Managers Associations (FAOPMA), National Pest Management Association (NPMA) Amerika Serikat, Confederation of European Pest Management Associations (CEPA), serta WHO Collaborating Centre for Vector Surveillance and Management.

Peluncuran perdana Hari Hama Sedunia dihadiri lebih dari 300 peserta dari berbagai negara yang terdiri atas akademisi, praktisi kesehatan, pelaku industri pengendalian hama, hingga perwakilan media internasional.

Baca juga :
Mengapa Hari Kelaparan Sedunia Diperingati Setiap 28 Mei? Ini Maknanya

Sejak saat itu, peringatan ini terus berkembang dan diperingati di berbagai negara setiap tahunnya.

Pada awal peluncurannya, kampanye Hari Hama Sedunia mengusung pesan "Small Pest, Big Problem" atau "Hama Kecil, Masalah Besar" sebagai pengingat bahwa organisme kecil sekalipun dapat menimbulkan dampak besar terhadap kesehatan manusia dan ketahanan pangan.

Peringatan ini memiliki sejumlah tujuan utama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan keamanan lingkungan. Salah satunya adalah meningkatkan pemahaman publik mengenai peran pengendalian hama dalam mencegah penyebaran penyakit yang dibawa oleh vektor seperti nyamuk, tikus, dan serangga lainnya.

Menurut berbagai organisasi kesehatan dan pengendalian hama dunia, organisme seperti nyamuk, tikus, kecoa, dan lalat dapat membawa berbagai patogen penyebab penyakit.

Selain itu, serangan hama juga menyebabkan kerugian besar pada sektor pertanian, penyimpanan pangan, serta bangunan dan fasilitas umum.

Dalam beberapa dekade terakhir, urbanisasi yang pesat, perubahan iklim, serta meningkatnya mobilitas manusia dan barang antarnegara turut meningkatkan risiko penyebaran hama dan penyakit yang ditularkannya.

Karena itu, pengendalian hama tidak hanya menjadi urusan industri tertentu, tetapi juga bagian penting dari upaya menjaga kesehatan global.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Hama Sedunia World Pest Day 6 Juni Peringatan Internasional

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777