https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Israel Caplok Situs Budaya Kastel Beaufort di Lebanon Selatan

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 31/05/2026 21:01 WIB



Israel merebut Kastel Beaufort, benteng peninggalan era Perang Salib yang berada di puncak bukit strategis di Lebanon selatan Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan wilayah di kota Nabatieh, Lebanon selatan, pada 11 April 2026 (Foto: Abbas Fakih/AFP)

Beirut, Jurnas.com - Kastel Beaufort, benteng peninggalan era Perang Salib yang berada di puncak bukit strategis di Lebanon selatan, kini berada di bawah kendali Israel setelah direbut dalam operasi militer terhadap kelompok Hizbullah, kata Kepala Otoritas Pertahanan Israel, Israel Katz, Minggu.

Menurut Katz, operasi itu dilakukan atas instruksi Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu dengan melibatkan perluasan manuver militer Israel hingga melintasi Sungai Litani untuk menguasai kawasan Beaufort, yang dinilai memiliki nilai strategis tinggi.

"Atas perintah Kepala Otoritas Benjamin Netanyahu dan saya sendiri, IDF (Tentara Pertahanan Israel) memperluas operasi militer di Lebanon, menyeberangi Sungai Litani, dan merebut bukit Beaufort, salah satu titik strategis terpenting untuk melindungi pemukiman di Galilea dan menjamin keselamatan pasukan kami," tulis Katz di platform X.

Baca juga :
Lebanon Kecam Serangan Israel yang Merusak Situs-situs Budaya

Kastel Beaufort merupakan salah satu titik strategis terpenting di Lebanon selatan, karena posisinya yang menghadap wilayah luas di perbatasan Israel-Lebanon.

Pasukan Israel sebelumnya pernah menguasai kawasan tersebut selama Perang Lebanon 1982-2000 sebelum menarik diri dari Lebanon pada tahun 2000.

Baca juga :
56 Orang Tewas dalam Sehari Akibat Serangan Israel ke Lebanon

Sementara itu, kemajuan pasukan Israel yang semakin jauh ke wilayah Lebanon memicu peningkatan serangan roket Hizbullah terhadap sejumlah kota di Israel. Sirene peringatan serangan udara dilaporkan berbunyi di Kiryat Shmona, Nahariya, Safed, Karmiel, dan sejumlah wilayah lainnya.

Sebagai respons terhadap situasi keamanan yang memburuk, Komando Front Dalam Negeri Israel memperketat aturan terkait kegiatan berkumpul dan operasional lembaga pendidikan di wilayah utara negara itu.

Baca juga :
Memanas, Hizbullah Klaim Gempur Posisi Militer Israel di Lebanon Selatan

Sebuah rumah sakit di Nahariya juga diperintahkan memindahkan kegiatan operasional ke fasilitas bawah tanah sebagai antisipasi terhadap kemungkinan serangan lebih lanjut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kastel Beaufort Perang Lebanon Lebanon Israel

Terpopuler

Sabtu, 30/05/2026 07:07 WIB
Humanika

30 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Jum'at, 29/05/2026 08:08 WIB
Ototekno

Bezzecchi Kejar Mimpi Menang di MotoGP Italia 2026

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777