https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Biaya Perang Amerika Serikat terhadap Iran Tembus Rp1.000 Triliun

Vaza Diva | Sabtu, 25/04/2026 10:30 WIB



Biaya yang dikeluarkan dalam operasi militer AS terhadap Iran dilaporkan telah mencapai sekitar 61 miliar dolar AS atau setara kurang lebih Rp1.000 triliun. Arsip - Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini, dibuat pada 18 Juni 2025 (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Biaya yang dikeluarkan dalam operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran dilaporkan telah mencapai sekitar 61 miliar dolar AS atau setara kurang lebih Rp1.000 triliun.

Angka tersebut mengacu pada pemantauan langsung melalui Iran War Cost Tracker yang memperbarui data secara real-time.

Platform tersebut menghitung total pengeluaran berdasarkan berbagai komponen, termasuk biaya personel militer, pengerahan armada laut, serta kebutuhan operasional lainnya di kawasan konflik.

Baca juga :
Paus Leo XIV Desak AS dan Iran Berunding Akhiri Perang

Perhitungan biaya mengacu pada laporan Pentagon kepada Kongres, yang mencatat bahwa enam hari awal operasi telah menghabiskan sekitar 11,3 miliar dolar AS (sekitar Rp194 triliun).

Selain itu, terdapat tambahan pengeluaran yang diperkirakan mencapai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp17 triliun) setiap harinya.

Baca juga :
Terbang dari Irak, Drone Serang Pos Perbatasan Kuwait

Pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur serta jatuhnya korban sipil.

Situasi sempat mereda ketika pada 7 April, Washington dan Teheran sepakat melakukan gencatan senjata selama dua pekan.

Baca juga :
Polemik Selat Hormuz, Menhan AS Kesal Sekutu Cuma "Numpang"

Namun, perundingan lanjutan yang digelar di Islamabad tidak menghasilkan kesepakatan berarti.

Meski tidak ada deklarasi resmi dimulainya kembali konflik, pihak AS tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Pada Selasa (21/4), Donald Trump menyampaikan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang, sementara kebijakan blokade tetap berjalan.

Sehari setelahnya, ia juga mengungkapkan bahwa pembicaraan damai dengan Iran mungkin akan berlangsung dalam rentang waktu 36 hingga 72 jam ke depan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti - OANA

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Amerika Serikat Konflik Timur Tengah Amerika vs Iran

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777