https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ketua BEM UGM Diteror, Adian: Hentikan, Kalau Mau Indonesia Lebih Beradab

Samrut Lellolsima | Rabu, 25/02/2026 17:28 WIB



Perbedaan pendapat itu sesuatu yang biasa. Duduk di meja sama-sama, sampaikan argumentasi masing-masing, dan biarkan rakyat menjadi jurinya. Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, Adian Napitupulu. (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi X DPR RI, Adian Napitupulu, angkat bicara terkait dugaan teror yang dialami Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto.

Wasekjen DPP PDIP bidang Komunikasi itu menegaskan bahwa praktik intimidasi atau teror tidak lagi relevan dalam kehidupan demokrasi saat ini.

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

“Teror itu sudah nggak laku ya, sudah bukan zamannya. Itu zaman dulu. Kalau kemudian kita hidup di zaman sekarang, kita harus lebih beradab,” kata Adian dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/2).

Sekjen Pena 98 ini menilai, perbedaan pendapat dalam ruang publik, termasuk di lingkungan kampus, merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Perdebatan seharusnya disampaikan secara terbuka dan argumentatif, bukan melalui ancaman atau tekanan.

Baca juga :
Ketua Komisi VII: UMKM Harus Jadi Andalan Hadapi Goncangan Ekonomi Global

“Perbedaan pendapat itu sesuatu yang biasa. Duduk di meja sama-sama, sampaikan argumentasi masing-masing, dan biarkan rakyat menjadi jurinya,” tegasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu juga mengingatkan bahwa tindakan teror dalam bentuk apa pun hanya akan membawa kemunduran bagi bangsa. Ia meminta pihak-pihak yang melakukan intimidasi untuk menghentikan cara-cara tersebut jika ingin Indonesia semakin beradab.

Baca juga :
Amin AK Respons Saham RI Keluar dari MSCI

“Dibandingkan teror-teror, menurut saya pelaku teror itu sudahlah, hentikan kalau kalian mau Indonesia menjadi semakin lebih beradab. Tindakan teror dalam segala bentuknya itu tidak akan membawa kita pada kemajuan, tapi membawa kita pada kemunduran,” katanya.

Menutup pernyataannya, Legislator Dapil Jabar V ini menekankan pentingnya menjaga ruang demokrasi, termasuk di kampus seperti Universitas Gadjah Mada agar tetap menjadi tempat bertukar gagasan secara sehat tanpa rasa takut.

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi X Adian Napitupulu Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto teror Mahasiswa

Terkini | Senin, 29/06/2026 01:20 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777