https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bantuan Pangan Lebaran Jangan Sampai Rugikan Petani dan Pedagang Kecil

Samrut Lellolsima | Selasa, 24/02/2026 17:16 WIB



Bantuan pangan sangat membantu masyarakat bawah. Tapi jangan sampai kebijakan ini memukul petani dan pedagang kecil. Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati. (Foto: Dok. Humas Fraksi PKS)

Jakarta, Jurnas.com - Kebijakan bantuan pangan dan penerapan Work From Anywhere (WFA) menjelang Lebaran, dapat menjadi strategi menjaga momentum ekonomi daerah. 

Hal itu sebagaimana diutarakan Anggota Komisi XI DPR RI, Anis Byarwati kepada wartawan, Selasa (24/2).

Baca juga :
Singgung Kasus Nadiem, Prof Romli Dorong Revisi Menyeluruh UU Tipikor

Namun, dia juga meminta agar potensi distorsi harga di tingkat produsen serta risiko penurunan kualitas pelayanan publik perlu diantisipasi agar kebijakan berjalan seimbang dan tidak menimbulkan persoalan baru.

Menurutnya, bantuan pangan memang penting untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Tetapi pihaknya berharap bantuan tersebut tidak merugikan petani maupun pedagang kecil sebagai bagian dari rantai pasok.

Baca juga :
Baleg DPR: Kewenangan Hitung Kerugian Negara Milik BPK

“Bantuan pangan sangat membantu masyarakat bawah. Tapi jangan sampai kebijakan ini memukul petani dan pedagang kecil. Harga di tingkat produsen juga harus tetap sehat,” kata Anis.

Menurut dia, stabilitas harga di tingkat produsen sangat penting agar sektor pertanian dan perdagangan kecil tetap bertahan di tengah lonjakan permintaan musiman.

Baca juga :
DPR Desak Pemerintah Serius Berantas Sindikat Judol Internasional

Sehingga, keseimbangan antara perlindungan konsumen dan keberlanjutan usaha produsen harus menjadi perhatian dalam setiap kebijakan subsidi atau bantuan.

Lebih lanjut, Anis juga menyoroti kebijakan WFA bagi ASN dan pekerja menjelang arus mudik Lebaran. Kebijakan tersebut dinilai memiliki potensi strategis dalam mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus memperpanjang aktivitas ekonomi di daerah.

“Work From Anywhere menjelang mudik bisa jadi kebijakan yang cukup cerdas kalau dikelola baik. Ini bisa mengurai kepadatan arus dan memperpanjang waktu tinggal masyarakat di kampung halaman, sehingga ekonomi daerah ikut bergerak lebih lama,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya juga menegaskan bahwa fleksibilitas kerja tidak boleh berdampak pada menurunnya kualitas layanan kepada masyarakat. Karena produktivitas aparatur dan standar pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi XI Anis Byarwati kebijakan pangan penerapan WFA

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777