https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bertemu Bupati Buru Selatan, Wamentrans Dukung Kawasan Transmigrasi Nelayan

Agus Mughni | Selasa, 18/11/2025 10:59 WIB



Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauludi menerima audiensi Bupati Buru Selatan La Hamidi di Kantor Kementerian Transmigrasi Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menerima audiensi Bupati Buru Selatan La Hamidi di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, Senin (Foto: Humas Kementrans)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauludi menerima audiensi Bupati Buru Selatan La Hamidi di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, Senin (17/11/2025).

Dalam kasempatan itu, Bupati La Hamidi menyampaikan kondisi kabupaten yang di pimpinnya kepada Wamentrans. Dia mengatakan bahwa banyak potensi yang bisa digali dan dikembangkan di Kabupaten Buru Selatan namun sayangnya potensi itu belum banyak dimanfaatkan secara masif sehingga potensi ekonomi yang ada masih belum tergali. 

Untuk itu maka Bupati La Hamidi ingin membuka kawasan transmigrasi di kabupaten kepulauan itu. Sesuai dengan potensi wilayahnya, kawasan transmigrasi yang ingin dibangun berbasis nelayan.

Baca juga :
Wamentrans Dorong Muna Barat jadi Sentra Perikanan di Indonesia

"Kami ingin membangun kawasan transmigrasi nelayan,” ujarnya. Dua kawasan itu ada di beranda depan wilayah pengelolaan perikanan (WPP) 714 dan 715 serta Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) III.

Berbasis nelayan sebab menurut La Hamidi, potensi perikanan di sana sangat tinggi. Kebutuhan ikan nasional, 37 persen dipasok dari Maluku. Sedang produksi ikan di Maluku, 40 persen berasal dari Buru Selatan. Produksi perikanan tangkap, ikan tuna mencapai 2,985,50 ton (2023), ikan cakalang 2,145,50 ton, ikan tongkol 24,5 ton. Bila dikonversi dalam bentuk uang, untuk ikan tuna, misalnya mencapai Rp117 triliun.

Baca juga :
Terima Yayasan Sukun, Wakil Menteri Transmigrasi Kenang Program Sukunisasi

Dengan potensi ikan dan uang yang didapat, maka membuka kawasan transmigrasi nelayan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten itu memiliki keinginan menjadi penyangga pangan baik di Maluku maupun Indonesia. Keinginan itu didorong oleh Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Potensi pertanian dan rempah-rempah juga menjanjikan”, ungkapnya.
 
Untuk membuka kawasan transmigrasi, masyarakat dan pemerintah di sana sudah setuju dan bersepakat menyerahkan tanah seluas 148, 44 Ha. Tanah seluas itu berada di Kecamatan Kepala Madan. “Masyarakat juga menjamin penerimaan sosial terhadap kedatangan transmigran. Area lahan yang direncanakan dimasukkan ke kawasan transmigrasi seluas 5.480 Ha, yang terdiri dari beberapa kecamatan”, ujarnya.

Keinginan membuka kawasan transmigrasi di Buru Selatan, disambut dengan baik oleh Viva Yoga. “Kami menyambut inisiatif Buru Selatan membuka kawasan transmigrasi”, ujarnya. Inisiatif ini dikatakan menambah daftar kabupaten yang ingin memiliki kawasan transmigrasi. “Ada 50 kabupaten yang sudah mengajukan keinginan yang sama, membuka kawasan transmigrasi”, ungkapnya.

Baca juga :
Wamentrans Dorong Kawasan Transmigrasi jadi Sentra Pertumbuhan UMKM

Ditegaskan dalam membuka kawasan transmigrasi ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, seperti ada Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT). Dirinya senang kabupaten itu memiliki potensi yang besar sehingga bisa menjadi modal untuk mensejahetarakan masyarakat dan menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan baru.

Dalam kesempatan itu Viva Yoga mempertanyakan, transmigran yang dibutuhkan berasal dari lokal atau luar pulau. Menurut La Hamidi, kabupaten itu membutuhkan transmigran untuk tahap awal sebesar 3.000 kepala keluarga dengan komposisi 60 persen transmigrasi lokal, 40 persen dari trans karya nusa.

Dikatakan Kementrans sudah memiliki pengalaman mengirim transmigran dari kalangan nelayan. Hal itu dilakukan di Kabupaten Pasang kayu, Provinsi Sulawesi Barat, pada tahun 2017. “Program ini berhasil dan meningkatkan kesejahteraan mereka”, ujarnya.

Saat ini kementerian ini juga tengah melatih calon transmigran di balai-balai transmigrasi seperti di Yogjakarta dan Pekanbaru, “rencananya pada Desember akan kita berangkatkan”, ungkapnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Wakil Mentrans Viva Yoga Mauludi Kawasan Transmigrasi Nelayan Buru Selatan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777