https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Dubes Australia: Alumni Indonesia Harus Berkontribusi untuk Negeri

Vaza Diva | Minggu, 28/09/2025 00:30 WIB



Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, mengungkapkan rasa bangganya terhadap banyaknya warga Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan di Australia Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier (Foto: Vaza/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Duta Besar Australia untuk Indonesia, Roderick Brazier, mengungkapkan rasa bangganya terhadap banyaknya warga Indonesia yang pernah mengenyam pendidikan di Australia.

Pernyataan itu ia sampaikan ketika menghadiri festival musik mini tahunan Gig on the Green di Jakarta, Sabtu (27/9).

Brazier menyebut lebih dari 200 ribu alumni Indonesia telah lulus dari berbagai universitas di Australia. Jumlah tersebut menjadikan Australia sebagai salah satu destinasi pendidikan paling diminati oleh pelajar Indonesia. Saat ini, tercatat lebih dari 25 ribu mahasiswa Indonesia masih melanjutkan studi di Negeri Kanguru.

Baca juga :
Gig on the Green Jadi Ajang Silaturahmi Alumni Australia di Indonesia

“Kami sangat bangga dengan jumlah ini dan berharap ke depan jumlah mahasiswa Indonesia di Australia semakin bertambah,” ujar Brazier.

Brazier menegaskan, para mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di berbagai disiplin ilmu, mulai dari bisnis, sains, hingga pertanian. Ia menyebut bidang pertanian menjadi salah satu keunggulan akademik Australia, sejalan dengan karakter negaranya yang juga bergantung pada produk pertanian.

Baca juga :
Lima Atlet RI Boyong Medali dari Ajang FISU 2021

“Beberapa universitas di Australia memiliki fakultas pertanian yang sangat bagus. Kami yakin banyak mahasiswa Indonesia yang mengambil bidang ini,” jelasnya.

Terkait kontribusi alumni, Dubes Brazier berharap keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Australia dapat bermanfaat bagi pembangunan Indonesia.

Baca juga :
Keren, Mahasiswa Indonesia Dijamu Raja Charles di Istana Inggris

“Yang pertama kami harapkan mereka bisa berkontribusi pada ekonomi dan kemakmuran Indonesia. Itu yang paling penting, karena potensi Indonesia masih sangat besar,” ujarnya.

Festival Gig on the Green kali ini menghadirkan berbagai hiburan, mulai dari konser musik hingga sajian kuliner khas Australia, seperti barbecue dan sausage sandwich.

Brazier menyampaikan harapannya agar acara serupa dapat terus digelar di berbagai kota di Indonesia, setelah sebelumnya dilaksanakan di Surabaya, Makassar, dan Kupang.

“Semoga Gig on the Green bisa kembali diadakan di Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia,” kata Brazier.

Dalam kesempatan itu, Brazier juga menepis isu negatif tentang Islamofobia atau diskriminasi di Australia. Ia menegaskan, pengalaman mahasiswa Indonesia di Australia umumnya positif dan aman.

“Saya sendiri tidak pernah mendengar ada masalah dengan Islamofobia. Mungkin di media sosial kadang-kadang ada yang diperbesar, tapi pengalaman saya dan teman-teman muslim tidak ada masalah,” ungkapnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mahasiswa Indonesia Duta Besar Australia Roderick Brazier

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777