https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sekjen PBB Sebut Rencana Israel Kuasai Gaza sebagai Eskalasi Berbahaya

Syafira | Minggu, 10/08/2025 02:30 WIB



Sekjen PBB Sebut Rencana Israel Kuasai Gaza sebagai Eskalasi Berbahaya Anak-anak Palestina memeriksa lokasi serangan pagi Israel terhadap sebuah rumah, di Kota Gaza, 8 Agustus 2025. REUTERS

WASHINGTON - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres pada hari Jumat mengkritik rencana Israel untuk menguasai Kota Gaza. Juru bicara Sekjen PBB mengatakan keputusan tersebut menandai "eskalasi berbahaya" yang akan mengakibatkan pemindahan paksa warga Palestina.

Kabinet keamanan Israel telah menyetujui rencana untuk menguasai Kota Gaza guna memperluas serangan militer Israel di daerah kantong Palestina yang hancur akibat serangan Israel selama hampir dua tahun. Rencana tersebut menuai kritik keras di dalam dan luar negeri pada hari Jumat.

Ketika ditanya oleh Bill Hemmer dari Fox News pada hari Kamis apakah Israel akan mengambil alih seluruh wilayah pesisir, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan "kami berniat untuk melakukannya."

Baca juga :
Warga Israel Serang Warga Palestina di Tepi Barat

"Keputusan ini menandai eskalasi berbahaya dan berisiko memperdalam konsekuensi bencana yang sudah ada bagi jutaan warga Palestina, dan dapat semakin membahayakan lebih banyak nyawa, termasuk para sandera yang tersisa," kata juru bicara Sekjen PBB dalam sebuah pernyataan.

Keputusan itu "akan mengakibatkan pengungsian paksa tambahan, pembunuhan, dan kehancuran besar-besaran, yang memperparah penderitaan tak terbayangkan yang dialami penduduk Palestina di Gaza," tambah pernyataan itu. Pengungsian paksa adalah ilegal menurut hukum internasional.

Baca juga :
Hamas Konfirmasi Kematian Panglima Militer Izz al-Din al-Haddad oleh Israel

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan serangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina. Serangan itu juga menyebabkan krisis kelaparan, membuat seluruh penduduk Gaza mengungsi secara internal, dan memicu tuduhan genosida di Mahkamah Internasional dan kejahatan perang di Mahkamah Kriminal Internasional. Israel membantah tuduhan tersebut.

Serangan Israel tersebut menyusul serangan Oktober 2023 di mana militan Hamas Palestina menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang, menurut penghitungan Israel. Serangan itu memicu pertumpahan darah terbaru dalam konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun.

Baca juga :
Laporan MSF, Israel Jadikan Air Sebagai Senjata untuk Genosida di Palestina
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Israel Palestina Pemindahan Warga Gaza Trump Netanyahu

Terkini | Senin, 03/08/2026 10:38 WIB

Terpopuler

Sabtu, 01/08/2026 07:07 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam

Minggu, 02/08/2026 04:04 WIB
Humanika

3 Surat yang Dianjurkan agar Terhindar Siksa Kubur

Jum'at, 31/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

MU Siapkan Tawaran Perdana untuk Lewis Hall

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777