https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Yandri Susanto : Baca Tulis Qur`an Seharusnya Menjadi Pelajaran Muatan Lokal

Eko Budhiarto | Senin, 27/11/2023 18:02 WIB



Yandri Susanto : Baca Tulis Qur`an Seharusnya Menjadi Pelajaran Muatan Lokal Wakil Ketua MPR, Yandri Susanto. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR H Yandri Susanto menyatakan bahwa seharusnya Baca Tulis Qur`an menjadi mata pelajaran muatan lokal bagi pelajar yang beragama islam. Karena pengetahuan membaca Al Qur`an akan menjadi bekal bagi para pelajar dalam menjalani kehidupan di dunia maupun di akhirat.

"Pelajaran Baca Tulis Qur`an sebaiknya dijadikan pelajaran muatan lokal bagi para pelajar yang beragama islam. Sebagai daerah yang memiliki latar belakang agamis dan memiliki banyak madrasah dan pondok pesantren, kabupaten serang wajib menjadikan baca tulis qur`an sebagai pelajaran muatan lokal di sekolah," ungkap Yandri Susanto saat menerima aspirasi dari Forum Guru Honorer Pendidikan Agama Islam Kabupaten Serang di Gedung Nusantara V Senayan Jakarta, Senin 27 November 2023.

Sekitar 500an guru pendidikan agama islam yang tersebar di berbagai tingkat pendidikan di Kabupaten Serang menyampaikan aspirasi dan rekomendasi kepada Wakil Ketua MPR H Yandri Susanto S.Pt. Adapun Aspirasinya sebagai berikut : 1. Penambahan kuota PPPK khususnya untuk Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI), bukan hanya kepada guru yang mengajar di sekolah negeri tetapi juga guru yang mengabdi pada sekolah swasta; 2. Menyegerakan pelaksanaan pendidikan profesi guru bagi GPAI yang telah lulus uji kompetensi; 3. Menyegerakan proses inpassing bagi GPAI yang telah tersertifikasi.

Baca juga :
Mendes Sebut Program Tekad Terbukti Dirasakan Manfaatnya oleh Warga Desa

Kemudian para guru juga menyampaikan rekomendasi : 1. Peninjauan ulang terhadap juknis dana BOS yang melarang guru mendapatkan insentif dari dana BOS jika guru honorer tersebut telah mendapatkan tunjangan sertifikasi; 2. Menjadikan pelajaran Baca Tulis Qur`an menjadi Muatan Lokal; 3. Pembinaan dan pelatihan bagi GPAI khususnya pada jenjang SMA/SMK yang masih dirasakan belum maksimal: 4. Mengangkat pengawas GPAI pada jenjang SMA/SMK.

Menindaklanjuti aspirasi dan rekomendasi tersebut Yandri Susanto berjanji akan memperjuangkan hal tersebut secara tuntas. Dirinya akan membawa aspirasi ini kepada menteri terkait. Karena pendidikan moral dan akhlak masa depan bangsa berada di tangan para guru agama. Sehingga negara wajib memberikan kesejahteraan bagi guru agama.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

"Negara wajib memberikan kesejahteraan bagi guru agama. Karena pendidikan karakter dan akhlak generasi muda Indonesia berada di tangan para guru agama," ujar Anggota DPR yang berasal dari Dapil Banten II meliputi Kabupaten Serang serta Kota Serang dan Cilegon.

"Kalau pelajar tidak punya karakter dan akhlak maka akan terjerumus pada hal-hal negatif seperti narkoba dan pergaulan bebas lainnya. Sehingga sangat mulia tugas yang bapak/ibu emban, karena ilmu yang diberikan menjadi bekal bagi murid dalam menjalani kehidupan di dunia dan akhirat," tutup Yandri.

Baca juga :
Kemendes Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Yandri Susanto Guru Honorer Pendidikan Agama Islam Muatan Lokal

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777