https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ekonomi Inggris Berkontraksi dampak Mogok Kerja

Mutiul Alim | Kamis, 13/07/2023 15:05 WIB



Ekonomi Inggris Berkontraksi dampak Mogok Kerja Kawasan pemerintahan Inggris (Foto: Doknet)

London, Jurnas.com - Perekonomian Inggris mengalami kontraksi sebesar 0,1 persen, sebagai dampak mogok kerja dan hari libur bank tambahan penobatan Raja Charles. Angka ini membuat Inggris tetap berada di jalur untuk menghindari penurunan kuartal kedua.

Menurut Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris, sebagaimana dikutip dari Reuters pada Kamis (13/7), output ekonomi turun 0,1 persen pada Mei sejak April, mengikuti pertumbuhan 0,2 persen pada bulan sebelumnya,

Semua sektor ekonomi London berkontraksi pada Mei lalu, kecuali bidang jasa yang belum menunjukkan pertumbuhan sejauh ini. Sementara itu nilai mata uang pounds naik bertahap terhadap dolar.

Baca juga :
Arteta Sebut Suporter Arsenal Pemain Ajaib Jelang Laga Penentuan

Kelompok bisnis mengatakan gambaran besar dari ekonomi yang hangat tetap ada, meskipun dengan tekanan inflasi memaksa Bank of England menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Pemulihan ekonomi Inggris sejak pandemi Covid-19 telah tertinggal dari sebagian besar rekan-rekannya di antara negara-negara maju utama, dengan hanya Jerman yang dilanda resesi yang bernasib buruk pada kuartal pertama tahun ini.

Baca juga :
Peluang Juara Masih Terbuka, Pep: Kami Tahu Apa yang Harus Dilakukan

"Angka-angka PDB ini tidak mungkin mencegah kenaikan suku bunga lagi di bulan Agustus," kata Direktur Ekonomi ICAEW, Suren Thiru.

"Namun, mengingat jeda waktu yang lama antara kenaikan suku bunga dan pengaruhnya terhadap ekonomi riil, risiko pengetatan lebih lanjut merusak prospek pertumbuhan kami dengan mengoreksi kesalahan masa lalu secara berlebihan," imbuh dia.

Baca juga :
Casemiro Dapat Salam Perpisahan Emosional, Carrick: Dia Luar Biasa

Diketahui, pekerja Inggris di sektr bank, hotel, serta restoran mendapatkan libur tambahan. Namun, pemogokan terjadi di sektor kesehatan, kereta api, dan pendidikan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Inggris Kontraksi Ekonomi Keuangan

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777