https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ingin Jadi Kreator Konten yang Berhasil? Perlu Dedikasi, Kreativitas, dan Produktivitas

Syafira | Kamis, 30/03/2023 16:24 WIB



Syarif Hidayatullah mengingatkan pengguna digital untuk berhati-hati saat menggunakan konten orang lain. Sebab, hal itu terkait dengan hak cipta Ilustrasi Produktivitas (Foto: Digination.id)

Jurnas.com – Untuk menjadi kreator konten yang berhasil, perlu dedikasi, kreativitas, dan produktivitas agar bisa membuat karya konten yang menarik. ”Konten yang menarik adalah ia harus berkualitas, ada tambahan value, tahu audiens yang disasar, dan mampu memantik emosi,” kata Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Najamuddin Amy dalam webinar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk komunitas pendidikan NTB, Kamis (30/3).

Selain Najamuddin, webinar bertajuk ”Tips dan Trik Cara Membuat Konten yang Menarik” itu juga menghadirkan Kepala Balai Teknologi Informasi dan Data Pendidikan Dikbud NTB Agus Siswoaji Utomo, Kepala Cabang Dinas Dikbud Lombok Tengah Syarif Hidayatullah, serta Anissa Rilia selaku moderator.

Najamuddin menambahkan, ada banyak tips dan trik membuat konten digital yang menarik. Di antaranya, bersifat orisinil, fokus menciptakan headline yang kuat, bersifat solutif, informatif, dan menciptakan engaging konten. ”Tambahkan juga ilustrasi gambar dan video, serta tulisan konten pendek dan meruncing,” imbuhnya.

Baca juga :
Budi Arie Bantah Terima 50 Persen Dari Pengamanan Situs Judol

Lebih jauh, Najamuddin mengatakan, kreator konten juga perlu memahami digitalisasi budaya. Sebab, selain membuka peluang untuk mewujudkan kreativitas, digitalisasi budaya memungkinkan kita mendokumentasikan kekayaan budaya.

”Digitalisasi budaya bisa berarti mencintai dan bangga menggunakan produk dalam negeri. Kebanggaan itu dapat diwujudkan dalam bentuk konten, feedback positif, promosi, bahkan menjadi pelaku usaha,” pungkas Najamuddin.

Baca juga :
Disebut Dapat Komisi 50 Persen, Status Budi Arie Jadi Wewenang Polda Metro

Dari perspektif etika digital, Kepala Cabang Dinas Dikbud Lombok Tengah Syarif Hidayatullah mengingatkan pengguna digital untuk berhati-hati saat menggunakan konten orang lain. Sebab, hal itu terkait dengan hak cipta. Agar tidak melanggar hak cipta, maka kenali lisensi konten berdasarkan simbol yang dicantumkan.

”Ada logo copyright yang berarti penggunaan konten harus seizin pemiliknya. Ada pula logo copyleft, yang artinya pengguna bebas menggunakan ciptaannya sepanjang menyebutkan sumber pembuatnya,” jelas Syarif.

Baca juga :
Budi Arie Berpeluang Jadi Saksi di Sidang Kasus Situs Judol

Dari sudut pandang kecakapan digital, Kepala Balai Teknologi Informasi dan Data Pendidikan Dikbud NTB Agus Siswoaji Utomo mengungkapkan, untuk menjadi seorang kreator konten dibutuhkan pemahaman kecakapan digital yang baik. Di antaranya, memahami perangkat digital, mesin pencari, media sosial, dan transaksi digital.

”Yang tidak kalah penting, pahami perbedaan karakteristik dan fungsi media sosial. Misalnya untuk kepentingan networking, blogging, video sharing, atau kolaborasi. Semua memiliki kelebihan dan kekurangan,” tegas Agus.

Untuk diketahui, kegiatan #literasidigitalkominfo pada lingkup komunitas merupakan bagian dari program nasional Indonesia #MakinCakapDigital (IMCD). Program ini menargetkan 50 juta masyarakat Indonesia terliterasi hingga tahun 2024. Tahun 2023, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta.

Program IMCD diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman. Berdasarkan survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan Kemenkominfo bersama Katadata Insight Center pada 2021, tingkat literasi digital masyarakat Indonesia skornya 3.49 dari 5.00. Dengan skor tersebut, tingkat literasi digital kita berada dalam kategori ”sedang”.

Program IMCD diperlukan, lantaran survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan We Are Social menemukan bahwa pengguna internet dan media sosial di Indonesia pada periode 2021-2022 sudah mencapai 220 juta orang. ”Padahal, pada 2019, jumlah itu tak lebih dari 175 juta orang,” jelasnya.

Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page, Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemenkominfo Kreator Konten IMCD

Terkini | Selasa, 16/06/2026 11:29 WIB

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777