https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ketua Komisi I DPR: Industri Kreatif Punya Peluang Kemajuan Cepat

M Sahlan | Rabu, 08/02/2023 09:23 WIB



Konten Kreator menjadi profesi menjanjikan Meutya Hafid, Ketua Komisi I DPR saat menjadi keynote speaker webinar Ngobrol Bareng Legislator.

Jakarta, Jurnas.com - Profesi konten kreator dianggap sebagai peluang baru bagi dunia industri kreatif. Pasalnya, pertumbuhan industri konten kreatif sejalan dengan berkembangnya sektor ekonomi kreatif di Tanah Air saat ini.

“Nilai pasar industri konten kreator di Indinesia bisa mencapai Rp 4-7 triliun. Nilai ini akan terus meningkat dan mampu mencapai lima kali lipat pada tahun 2027,” kata Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid di Jakarta, Selasa (7/2).

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengatakan dalam keynote speakernya pada acara webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Tren Konten Kreatif di Era Digital.

Baca juga :
Warga Gaza Kembali Gagal Haji Imbas Pembatasan oleh Israel

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dan Dosen UIN Sumut yang juga seorang konten kreator, Yolla Dita Wulandari.

Menurut Meutya Hafid, profesi konten kreator di Indonesia saat ini sangat masif, apalagi Indonesia merupakan negara dengan salah satu pengguna internet terbesar di dunia.

Baca juga :
Kampus Binus di Jakarta Barat Kebakaran

“Konten kreator seperti selebgram, youtuber, beauty vlogger di Indonesia saat ini sangat masif, para pembuat konten ini bisa memberikan hasil pemikirannya yang kreatif dan inovatif untuk mengeksplorasi berbagai produk dan jasa yang beragam,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, perkembangan digital di Indonesia yang semakin pesat dan perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital.

Baca juga :
Jelang Laga Pamungkas, David da Silva Pede Hadapi Borneo

“Peningkatan penggunaan teknologi digital perlu diimbangi dengan kapasitas literasi digital yang mumpuni, agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital dengan produktif, bijak, dan tepat guna,” kata Semuel.

Menurut data yang dihimpun oleh wearsocial pada Februari 2022, sebanyak 191,4 juta orang atau 68,9 persen aktif bermedia sosial, hal tersebut merupakan potensi bagi masyarakat untuk memanfaatkan digital melalui media sosial.

Di tempat yang sama, dosen UIN Sumut yang juga seorang konten kreator, Yolla Dita Wulandari memberikan tips dalam mengoptimalkan konten media sosial.

Menurut Yolla, pengoptimalan konten dalam media sosial adalah dengan menentukan strategi sosial media yaitu dengan mengenali platform dan audiens.

“Sehingga konten yang kita upload tepat sasaran, selanjutnya membuat konten yang menarik minat, dan mencari peluang dari hal yang sedang trending,” ujarnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid Industri Kreatif

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777