https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kita Jangan Hanya Konsumen Konten Asing

Redaksi | Senin, 31/10/2022 21:19 WIB



Erick Thohir sebut kita jangan hanya konsumen konten asing Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. (Foto/dok. Humas Kementerian BUMN)

Jakarta, Jurnas.com - Ekosistem digital khususnya industri games dan e-sport yang sudah dibangun Telkomsel selama ini, mendapat apresiasi dari Menteri BUMN, Erick Thohir. Dia mengatakan, sebagai salah satu bangsa yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar khususnya di industri kreatif seperti games dan e-sport.

Erick mengatakan, Telkomsel sebagai operator telekomunikasi terbesar di Indonesia terus mengembangkan industri kreatif seperti games dan e-sport. Dia juga meminta agar ekosistem digital yang sudah dibangun tersebut didorong untuk berpihak kepada kreator dan konten lokal.

"Keberpihakan tersebut bukan lantas mematikan konten asing atau memusuhi konten asing yang masuk ke Indonesia. Sebab Indonesia sudah menganut ekonomi terbuka, namun harus diseimbangkan. Jangan sampai bangsa Indonesia hanya sebagai konsumen dari kreator atau konten asing," kata Erick Thohir dalam siaran pers, Senin (31/10/2022).

Baca juga :
Heri Black Diperiksa, KPK Dalami Barang Bukti dari Rumah Semarang

Erick mengungkapkan, sejatinya Indonesia sudah mampu memproduksi konten lokal. Contohnya saja dari 5 film buatan putra putri terbaik Indonesia, setidaknya sudah ditonton 27,1 juta penonton. Jumlah tersebut tentu saja di atas film Hollywood yang mencapai jumlah 22,1 juta penonton.

Dengan jumlah penonton yang signifikan tersebut, bangsa Indonesia dapat bersaing dalam membuat konten-konten yang berkualitas yang bisa ditonton oleh banyak masyarakat. Dia mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian BUMN terus mendorong tumbuhnya konten-konten lokal yang berkualitas.

Baca juga :
Singgung Kasus Nadiem, Prof Romli Dorong Revisi Menyeluruh UU Tipikor

“Contohnya mendorong agar dapat memberikan penghargaan kepada musik dangdut di Indonesia. Amerika saja mendorong country music, masa iya kita tidak bisa mendorong dangdut. Saya ingin penghargaan kepada insan musik dangdut tak hanya sekadar wacana,” ujar dia.

Erick Thohir mengatakan, waktu bagi bangsa Indonesia menjadikan popular culture sangat terbatas. Batas waktunya hingga tahun 2038. Jika waktu tersebut terlampaui, maka bangsa Indonesia akan kehilangan momentum yang sangat berharga.

Baca juga :
Kejagung Lelang 308 Aset Rampasan Negara di BPA Fair 2026

Sementara itu Wishnutama Kusubandio, Komisaris Utama Telkomsel memastikan anak usaha Telkom tersebut turut aktif mengembangkan industri games dan e-sport di Indonesia. Menurut Wishnutama, Telkomsel akan terus berkolaborasi dan mendukung setiap individu yang terlibat serta berdedikasi untuk mengembangkan secara konsisten industri games dan e-sport di Indonesia.

"Diharapkan industri games dan e-sport di Indonesia akan terus menjadi lebih besar dengan inovasi supaya bisa bersaing. Telkomsel mendukung permintaan Kementerian BUMN agar Indonesia tak sekadar sebagai pasar, tetapi nantinya juga akan mnembangun ekosistem games," tegas Wishnutama.

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Erick Thohir Ekosistem digital konten kreator

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Sabtu, 13/06/2026 17:05 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Starting XI Timnas Brasil vs Maroko

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777